HRW Desak Malaysia Izinkan Protes-Protes Pasca-Pemilu
Rabu, 5 Juni 2013 13:31 WIB
Kuala Lumpur, (Antara/AFP) - Pengamat hak asasi manusia internasional Human Rights Watch Rabu mengutuk tuntutan pidana yang diajukan terhadap penyelenggara aksi unjuk rasa memprotes pemilu 5 Mei Malaysia, yang diklaim oposisi dirusak oleh kecurangan.
Setidaknya enam orang telah didakwa sejak akhir Mei dengan melanggar Peaceful Assembly Act Malaysia karena tidak memberitahukan kepada polisi 10 hari sebelum mengadakan demonstrasi - sesuatu yang HRW katakan bertentangan dengan hak asasi manusia standar.
"Penuntutan para aktivis untuk protes yang diorganisir secara damai mengolok-olok janji perdana menteri untuk membentuk pemerintahan yang menghormati hak-hak asasi di Malaysia," kata Phil Robertson, wakil direktur kelompok Asia dari organisasi yang berbasis di New York itu.
Puluhan ribu orang menghadiri serangkaian demonstrasi yang dipimpin oleh partai oposisi Anwar Ibrahim - yang mana klaim-klaim membantah kemenangan bulan lalu sebagai pelanggaran proses pemilihan - bertentangan tindakan keras pemerintah.
Pemerintah telah memperingatkan bahwa para pemrotes akan "membayar harga" dan telah menekan dengan menuduh empat orang lainnya - termasuk seorang anggota parlemen oposisi - berdasarkan pasal hasutan, yang banyak dikritik legislasi yang Perdana Menteri
Najib Razak telah janjikan untuk mencabutnya tahun lalu.
Pakta oposisi Anwar mendapat 51 persen suara populer tetapi putusan koalisi, yang telah berkuasa selama 56 tahun, masih memenangkan pemilihan dengan 133 dari 222 kursi parlemen.
Pihak oposisi sekarang merencanakan pertemuan massal di ibu kota
Kuala Lumpur pada 15 Juni. Tetapi pemerintah tidak mungkin untuk mentoleransi demonstrasi jalanan.
Aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya menyerukan reformasi pemilu berakhir dengan polisi menembakkan gas air mata, meriam air dan menangkap ratusan demonstran. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018