Mesir Terima Laporan Teknis Bendungan di Ethiopia
Minggu, 2 Juni 2013 12:56 WIB
Kairo, (Antara/Xinhua-OANA) - Mesir pada Sabtu (1/6) menerima laporan dari komite teknik tiga-pihak mengenai Dam Renaissance di Ethiopia, yang direncanakan dibangun di aliran Sungai Nil.
"Salinan laporan itu telah dikirim kepada presiden Mesir, Kementerian Urusan Luar Negeri, Sumber Daya Air dan Irigasi serta lembaga lain yang terkait dengan masalah air Sungai Nil," kata satu sumber yang sangat mengetahui sebagaimana dikutip MENA.
Stasiun TV resmi Mesir pada Sabtu menyatakan laporan tersebut mendesak dilakukannya konsultasi lebih lanjut antara ketiga negara terkait mengenai masalah itu, dan menyarankan studi lebih memadai mengenai bendungan tersebut.
Pada Selasa (28/5), Ethiopia mulai mengalihkan aliran Sungai Blue Nile, salah satu dari dua anak sungai dasar bagi Sungai Nil, sebagai langkah persiapan bagi pembangunan Grand Renaissance Dam, tindakan yang mencuatkan keprihatinan di Mesir mengenai bagian airnya sebagai salah satu negara di Lembah Nil selain Sudan.
Satu komite teknik dari ketiga negara itu --Mesir, Ethiopia dan Sudan-- telah mempelajari bendungan tersebut dan dampaknya pada pembagian air negara Lembah Nil.
Pada Jumat (31/5), Perdana Menteri Mesir Hesham Qandul mengadakan pembicaraan dengan timpalannya dari Ethiopia Hailemariam Desalegn di Jepang di sisi konferensi internasional mengenai pembangunan di Afrika. Kedua pejabat itu bertukar pandangan mengenai bendungan tersebut.
Qandil mengatakan kepada stasiun TV resmi Mesir timpalannya dari Ethiopia mengatakan "bendungan itu takkan mempengaruhi bagian air Sungai Nil yang diperoleh Mesir".
Namun beberapa ahli percaya bendungan tersebut akan sangat merugikan Mesir, termasuk kekurangan air Sungai Nil, keringnya lahan pertanian, meningkatnya kandungan garam di tanah Delta Nil dan berkurangnya produksi listrik Bendungan Aswan (High Dam) di Mesir.
Mereka juga mengatakan itu mungkin membuat Mesir kehilangan 10 miliar meter kubik air dari yang menjadi bagian tahunannya dari Sungai Nil, yaitu 55,5 miliar kubik meter. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BBPMP Sumbar terima Anugerah Penghargaan Kemendikbud kategori Informatif tahun 2025
23 April 2026 17:29 WIB
Terima izin Kemendiktisaintek, UM Sumatera Barat buka Prodi Sarjana Informatika
17 April 2026 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018