Presiden Mesir Hadiri KTT Uni Afrika
Sabtu, 25 Mei 2013 6:21 WIB
Kairo, (Antara) - Presiden Mesir Mohamed Moursi memulai kunjungan ke Ethiopia untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Afrika (African Union - AU) yang sebelumnya bernama Organisasi Persatuan Afrika (Organization of African Unity - OAU).
KTT AU didahului dengan peringatan 50 tahun terbentuknya organisasi beranggotakan 54 negara di benua hitam tersebut yang akan digelar Sabtu (25/5).
Presiden Moursi didampingi beberapa menteri termasuk Menteri Urusan Air dan Irigasi Mohamed Bahaeddin dan sejumlah pengusaha, kata Juru Bicara Presiden, Ehab Fahmi.
Ini merupakan kunjungan Kepala Negara Mesir kedua kali ke Ethiopia setelah menghadiri KTT serupa pada Juli tahun silam.
Mesir dan Ethiopia belakangan ini masih bersitegang dengan masalah air Sungai Nil terkait dengan pembangunan bendungan raksasa, Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) di Ethiopia yang dikhawatirkan bakal berdampak pada berkurangnya volume air di Sungai Nil di Negeri Piramida itu.
Menjelang lawatan Moursi itu, media massa setempat melaporkan bahwa pemerintah Ethiopia telah memberi wewenang kepada perusahaan listrik Israel (Israel Electric Corporation - IES) untuk mengelola distribusi listrik di Ethiopia yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air.
Disebutkan, KTT tersebut akan membahas masalah keamanan dan pembangunan dan juga pemberantasan penyakit AIDS dan malaria.
Di sela KTT tersebut, Presiden Moursi secara terpisah akan bertemu dengan beberapa kepala negara dan kepala pemerintahan untuk mempererat hubungan bilateral, kata Fahmi.
AU dibentuk pada 26 Mei 2001 di Addis Ababa dan diresmikan pada 26 Juli 2002 di Afrika Selatan, menggantikan OAU yang dibentuk di Addis Ababa pada 25 Mei 1963. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018