FMANM Agam Demonstrasi ke Kantor PT Kamu
Kamis, 23 Mei 2013 12:25 WIB
Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Ratusan anggota Forum Masyarakat Anak Nagari Manggopoh (FMANM) Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan aksi demonstrasi ke kantor PT Kamu untuk menuntut kontribusi perusahaan itu kepada nagari, Kamis.
Ketua FMANM, Yendra Anwar mengatakan akan menghentikan sementara aktivitas perusahaan hingga kontribusi lahan yang dipakai perusahaan sekitar 800 hektare sebesar Rp400 juta dikeluarkan untuk nagari.
Massa FMANM yang sejak pagi berdatangan ke kantor PT Kamu menggunakan sepeda motor dan truk. Sampai di lokasi mereka langsung melakukan orasi agar perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu mengeluarkan kontribusi kepada nagari.
Ia menekankan, apabila perusahaan tidak mau membayar kontribusi, maka massa FMANM akan menduduki perusahaan dan menghentikan total aktivitas perusahaan itu selama keputusan belum dikeluarkan.
Menurut dia, keberadaan perusahaan ini tidak memberikan keuntungan sama sekali bagi masyarakat Manggopoh, karena perusahaan juga tidak menerima tenaga kerja dari masyarakat Manggopoh.
"Dulu ada janji sumbangan kepada pemuda, itu pun dipersulit dan pemuda ketika meminta sumbangan diperlakukan seperti pengemis,"katanya.
Selain itu, jalan yang dipakai perusahaan tidak diaspal dan apabila jalan berlobang juga tidak langsung ditimbun, padahal perjanjian dengan perusahaan jalan itu diaspal.
"Malah untuk menimbun jalan ini, masyarakat harus menyumbang dana untuk membeli bahan timbunan," katanya.
Ia mengatakan, perwakilan masyarakat sudah empat kali mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen perusahaan dan perusahaan berjanji akan membangun kantor wali nagari.
"Pihak perusahaan sudah mengukur dan mengambil gambar kantor wali nagari. Namun sampai saat ini juga belum ada tindak lanjutnya,"katanya.
Di tempat terpisah, Bina Mitra Manejer Sumatera 1 PT Kamu, Lihardo Sipayung mengatakan perusahaan tidak melarang warga Manggopoh bekerja di PT Kamu sepanjang persyaratan yang diinginkan lengkap.
Sedangkan mengenai kontribusi yang dituntut, manajemen telah memutuskan sebesar Rp150 juta dan untuk tuntutan massa FMANM akan dibicarakan kepada pimpinan di Jakarta.
"Kita hari ini akan membicarakan hal ini dan mudah-mudahan dikabukan pimpinan pusat," katanya.
Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda meminta agar aksi berlangsung tertib, pihaknya menurunkan sekitar 200 personil dari Dalmas Polda Sumbar, Polres Padangpariaman, Polres Agam, TNI dan Satpol PP ke lokasi. (**/ari)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018