Iran Kutuk Serangan "Liar" di Turki
Minggu, 12 Mei 2013 21:23 WIB
Teheran, (Antara/AFP) - Iran mengutuk dengan menyatakan "kejahatan teroris biadab" atas serangan kembar bom mobil, yang menewaskan 43 orang dan melukai puluhan lagi di kota kecil Turki dekat perbatasan Suriah, kata media pada Ahad.
Laman pemerintah mengutip keterangan Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi, yang mengatakan bahwa "menghadapi terorisme adalah kewajiban semua negara".
"Tindakan ini adalah kejahatan teroris biadab dan kejahatan seperti menargetkan orang biasa dikutuk mana-mana di dunia," kata Araqchi.
Pemboman Sabtu terjadi di kota Reyhanli, Turki selatan, dekat
Cilvegozu, salah satu kota utama Turki bagi pengungsi Suriah dan pemberontak.
Daerah perbatasan telah menyaksikan sejumlah serangan mematikan ketika konflik di Suriah tumpah ke Turki, yang pemerintahnya telah menjadi salah satu kritikus yang paling keras terhadap rezim Damaskus.
Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc mencap pemboman tersebut
serangan paling mematikan di Turki sejak awal konflik di Suriah dan memperkirakan pemerintah Presiden Bashar al-Assad mungkin terlibat dalam pembunuhan.
Iran tetap menjadi sekutu setia Bashar dari seluruh konflik Suriah
di mana PBB mengatakan telah menewaskan lebih dari 70.000 orang sejak
meletus pada Maret 2011.
Ia menganggap banyak kelompok oposisi Suriah sebagai "teroris" dalam membalas persekongkolan Barat dan negara-negara Arab. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aliansi Peradaban PBB kutuk pembakaran Al Quran di Swedia, sebut sebagai tindakan keji
24 January 2023 6:02 WIB, 2023
LPOI dan LPOK kutuk keras aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia
23 January 2023 16:37 WIB, 2023
Pakistan bergabung dengan negara-negara muslim kutuk serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
08 August 2022 13:49 WIB, 2022
Pasar Bawah Bukittinggi diduga sengaja dibakar OTK, Wako Erman Safar kutuk pelaku jika terbukti (Video)
24 November 2021 13:57 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018