Bogota, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak tujuh anggota kelompok pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) tewas dan satu orang lagi ditangkap di Departemen Narino, Kolombia Barat-daya, kata milier, Ahad (5/5). Leonardo Barrera, Kepala Komando Gabungan Barat-daya, mengatakan gerilyawan tersebut adalah anggota Front Ke-29 FARC. "Front FARC terlibat dalam penyelundupan narkotika di wilayah ini di negeri ini, sebab mereka melindungi penyelundupan kokain ke negara lain," kata Barrera kepada media lokal, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang. Militer juga menyita beberapa senjata dan peledak dalam operasi pada Sabtu. Perang melawan pemberontak di Kolombia telah berlangsung selama lebih dari lima dasawarsa, dan merenggut 600.000 jiwa serta membuat sebanyak 15.000 orang tak ditemukan serta hampir empat juta orang meninggalkan tempat tinggal mereka. FARC, yang didirikan oleh petani yang tak memiliki lahan dan mengangkat senjata untuk berjuang bagi "land reform", saat ini memiliki antara 8.000 dan 9.000 anggota, demikian data resmi. (*/sun)