OIC Desak Pembebasan Dua Uskup
Sabtu, 27 April 2013 17:50 WIB
Jeddah, Arab Saudi, (Antara/AFP) - Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) pada Sabtu mendesak pembebasan tanpa syarat dua uskup, yang diculik pada pekan ini di Suriah.
Sekretaris Jenderal OIC Ekmeleddin Ihsanoglu mengecam penculikan Uskup Ortodoks Yunani Aleppo Boulos Yaziji dan Uskup Ortodoks Suriah Yohanna Ibrahim oleh kelompok bersenjata pada Senin ketika mereka dalam perjalanan ke kota Aleppo, Suriah utara, dari perbatasan Turki.
Dalam satu pernyataan ia menyerukan "pembebasan segera dan tanpa syarat" mereka karena tindakan seperti itu bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam sejati.
Ketua organisasi yang beranggotakan 57 negara itu mengatakan uskup Kristen yang tinggal di negara-negara Islam selalu dihormati.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan itu, tetapi sumber-sumber di Gereja Ortodoks Yunani mengatakan para penculik adalah "gerilyawan Chechnya."
Warga Kristen merupakan lima persen dari seluruh penduduk Suriah. Mereka mudah kena serang dan culik di negara yang luluh lantak akibat pemberontakan terhadap Presiden Bashar al-Assad meletus dua tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018