Hendrajoni: tidak ada program pembangunan naik di jalan
Rabu, 4 Maret 2020 18:35 WIB
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni saat membuka secara resmi musrenbang Kecamatan Lengayang. (ANTARA / ist)
PainanĀ (ANTARA) - Bupati Pesisir selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni mengingatkan agar tidak ada program pembangunan yang naik di jalan dan semuanya mesti masuk ke dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang digelar setiap tahunnya.
"Musrenbang memiliki peran yang sangat strategis dan penting untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat seputar pembangunan," kata Hendrajoni saat membuka secara resmi musrenbang Kecamatan Lengayang di Lengayang, Rabu.
Ia menyebut semua masukan yang disampaikan dalam musrenbang disusun kemudian dijadikan dasar perencanaan pembangunan pada tahun berikutnya.
Menurutnya setiap program pembangunan yang diusulkan melalui musrenbang yang digelar di tingkat nagari, kecamatan hingga kabupaten akan didaftarkan melalui e-Planning.
“Jadi sekarang ini tidak boleh lagi program yang naik di jalan, semuanya harus terencana dengan baik,” ujarnya.
Untuk itu, kata kata dia, mulai dari wali nagari, camat dan berbagai elemen masyarakat yang hadir benar-benar serius dan menyampaikan aspirasinya pembangunan sesuai kebutuhan.
Dalam kesempatan itu ia juga menyebutkan Kecamatan Lengayang pada 2020 dialokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar.
Anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan di berbagai sektor seperti pembangunan infrastruktu kesehatan, sarana dan prasarana air bersih, pendidikan, pengembangan potensi pertanian, perkebunan, perdagangan serta perikanan.
"Musrenbang memiliki peran yang sangat strategis dan penting untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat seputar pembangunan," kata Hendrajoni saat membuka secara resmi musrenbang Kecamatan Lengayang di Lengayang, Rabu.
Ia menyebut semua masukan yang disampaikan dalam musrenbang disusun kemudian dijadikan dasar perencanaan pembangunan pada tahun berikutnya.
Menurutnya setiap program pembangunan yang diusulkan melalui musrenbang yang digelar di tingkat nagari, kecamatan hingga kabupaten akan didaftarkan melalui e-Planning.
“Jadi sekarang ini tidak boleh lagi program yang naik di jalan, semuanya harus terencana dengan baik,” ujarnya.
Untuk itu, kata kata dia, mulai dari wali nagari, camat dan berbagai elemen masyarakat yang hadir benar-benar serius dan menyampaikan aspirasinya pembangunan sesuai kebutuhan.
Dalam kesempatan itu ia juga menyebutkan Kecamatan Lengayang pada 2020 dialokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar.
Anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan di berbagai sektor seperti pembangunan infrastruktu kesehatan, sarana dan prasarana air bersih, pendidikan, pengembangan potensi pertanian, perkebunan, perdagangan serta perikanan.
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota : Musrenbang Sawahlunto fokus usulan riil dan selaras prioritas nasional
11 February 2026 9:55 WIB
Pemkab Pasaman Barat sampaikan 25 usulan pada Musrenbang RPJMD Provinsi Sumbar
20 May 2025 19:43 WIB
Musrenbang RKPD 2026, Fadly Amran Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Kejayaan Kota Padang
26 March 2025 15:51 WIB, 2025