
Tujuh warga Agam tertimbun longsor, enam berhasil dievakuasi

Lubukbasung (ANTARA) - Sebanyak tujuh warga Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tertimbun tanah longsor, Selasa malam, enam orang berhasil dievakuasi.
Camat Ampek Koto, Subhan di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan enam korban yang berhasil dievakuasi atas nama Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18) dan Kuntum (14).
"Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar Kota Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan," katanya.
Ia mengatakan korban mengalami patah tulang dan luka-luka usai terkena material tanah longsor menimbun rumahnya.
Sedangkan satu korban lainnya atas nama Awal (50) belum ditemukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, PMI, Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat.
"Satu korban belum ditemukan dan pencarian dilanjutkan pada Rabu (6/5)," katanya.
Ia menambahkan ke tujuh korban tertimbun tanah longsor akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.
Saat kejadian, korban sedang berada di dalam dua unit rumah dan tanah longsor menimbun rumah tersebut, Selasa (5/5) sekitar pukul 22.00 WIB.
Lokasi rumah korban berada di tepi jalan provinsi menghubungkan Simpang Gudang Lubuk Basung, Kabupaten Agam menuju Bukittinggi.
Material tanah longsor juga menimbun badan jalan provinsi tersebut dan tidak bisa dilalui kendaraan.
"Jalan terputus total akibat tertimbun tanah longsor di beberapa titik," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
