Sekjen PBB-Presiden Rwanda Bahas Wilayah Danau Raya
Kamis, 21 Maret 2013 9:05 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan Presiden Rwanda Paul Kagame bertemu di Markas PBB, New York, mengenai cara memperkokoh keamanan dan kestabilan di Wilayah Danau Raya di Afrika, termasuk bagian utara Demokratik Kongo Kongo (DRC).
"Mereka membahas situasi di bagian timur DRC dan wilayah itu setelah penandatanganan Kerangka Kerja Sama, Keamanan dan Perdamaian sebagai alat untuk menangani pangkal masalah ketidak-stabilan di Wilayah Danau Raya," kata Juru Bicara PBB Martin Nesirky kepada wartawan di Markas PBB, New York.
Ban dan Kagame "sepakat mengenai pentingnya kerja sama erat dengan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Mary Robinson, guna mendukung penandatangan dalam pelaksanaan kerangka kerja tersebut," kata Nesirky sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Mary Robinson, mantan presiden Irlandia, pada Senin (18/3) diangkat sebagai Utusan Khusus PBB untuk Wilayah Danau Raya saat masyarakat internasional berusaha keras untuk mengakhiri konflik di bagian timur DRC.
DRC timur telah menyaksikan bentrokan bersenjata selama beberapa bulan belakangan setelah kelompok gerilyawan M23, yang baru dibentuk, melancarkan aksi perlawanan di North Kivu pada awal 2012.
Anggota M23 merebut Goma, Ibu Kota Provinsi North Kivu, sebelum keluar di bawah tekanan regional untuk memfasilitasi pembicaraan perdamaian pada penghujung tahun lalu.
Kerusuhan itu telah membuat lebih dari 475.000 orang kehilangan tempat tinggal dan memaksa lebih dari 75.000 orang lagi menyelamatkan diri ke negara tetangga, Rwanda dan Uganda. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018