Bupati: Mentawai Perlu Sekolah Unggul
Rabu, 20 Maret 2013 8:13 WIB
Yudas Sabaggalet
Padang, (ANTARA) - Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan daerah itu memerlukan sekolah unggul baik menyangkut sistem pendidikan, guru, maupun anak didik agar lahir generasi muda yang andal untuk membangun wilayah setempat pada masa mendatang.
"Mentawai yang saat ini bisa dikatakan masih tertinggal dari daerah lain di Provinsi Sumatera Barat, membutuhkan sekolah yang dapat melahirkan generasi muda yang unggul untuk masa yang akan datang, sebab itu sekarang pemerintah daerah tengah menggagas agar sekolah semacam itu dapat ada di kabupaten kepulauan ini," kata Yudas di Padang, Rabu.
Ia mencontohkan tentang ketertinggalan daerah itu, antara lain belum adanya seorang kapten kapal berasal dari daerah tersebut, sementara sebagian besar kawasan itu berupa lautan.
Secara geografis, daerah tersebut seluas 6.011,35 kilometer persegi, hampir sebagian besar wilayah tersebut merupakan daerah laut.
Namun, katanya, sumber daya alamnya banyak yang tidak dapat dimanfaatkan masyarakat daerah tersebut, karena kurangnya ilmu pengetahuan untuk pengembangan keterampilan tangkap oleh masyarakat.
Akibatnya, hasil laut banyak diambil oleh nelayan dari luar pulau itu.
Ia menjelaskan perlunya sekolah unggul di daerah kepulauan tersebut juga berdasarkan jumlah penduduk yang mencapai 86.491 jiwa, namun baru sekitar enam persen yang lulus sekolah dasar dan 34 persen masih buta ilmu pengetahuan.
"Dengan adanya sekolang unggul yang diajar oleh guru unggul, serta pelajar yang juga unggul tentu dalam 10 hingga 20 tahun yang akan datang, Mentawai tidak akan kesulitan lagi mencari guru, pejabat dinas, dokter, tentara, dan lainnya dari putra asli Mentawai," katanya.
Yudas menjelaskan perlunya dalam waktu dekat dirintis sekolah unggul di daerah itu agar melahirkan sumber daya manusia yang andal pada masa mendatang.
Keinginan tersebut, katanya, tidak lepas dari kondisi ketertinggalan daerah itu, tingginya potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara baik dan dikelola secara baik oleh putra daerah.
"Jika ada guru, dokter, dan lainnya yang merupakan putra daerah sendiri, tentu otomatis akan dapat meningkatkan taraf hidup, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat sediri dalam jangka panjang, dimana Mentawai akan menjadi daerah yang maju di Sumbar," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal buka puasa Padang dan wilayah Sumatera Barat hari Kamis, 12 Maret 2026
12 March 2026 9:09 WIB
Ayo Buruan! Semen Padang Gelar Mudik Gratis Mentawai--Padang--Mentawai untuk 700 Kuota
11 March 2026 10:20 WIB
Jadwal buka puasa Padang dan wilayah Sumatera Barat hari Selasa, 10 Maret 2026
10 March 2026 9:55 WIB
Diluncurkan Wagub Vasko, ambulance laut percepat akses layanan medis bagi warga Mentawai
09 March 2026 8:02 WIB
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Jadwal buka puasa Padang dan wilayah Sumatera Barat hari Selasa, 3 Maret 2026
03 March 2026 9:09 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018