Pekerja Tambang Produsen Tembaga Terbesar Dunia Rencanakan Mogok
Sabtu, 16 Maret 2013 12:01 WIB
Santiago, (Antara/Xinhua-OANA) - Para pekerja di perusahaan tambang milik negeri di Chile, Codelco --produsen terbesar tembaga di dunia-- pada Jumat (15/3) menolak usul manajemen dan menyerukan pemogokan 24-jam dalam 30 hari ke depan.
"Tak ada jalan kembali mengenai pemogokan," kata Raimundo Espinosa, Presiden Federasi Pekerja Tambang Tembaga (FTC).
Para pekerja memiliki sejumlah keluhan, mulai dari kekeliruan administrasi manajemen sampai penswastaan sistem perawatan kesehatan pegawai dan pengalih-dayaan tenaga kerja.
Mereka juga mengeluh tak diberi hak untuk memberi masukan dalam rencana penataan-kembali markas perusahaan.
Setelah sidang luar biasa pada Jumat, FTC menyatakan akan mengadakan pertemuan terpisah dengan masing-masing unit produksi guna membahas perincian mogok kerja 24-jam itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu.
Penyelenggara kegiatan mengatakan mereka tak memiliki rencana untuk mengumumkan lebih dulu tanggal pemogokan.
Serikat pekerja yang berafiliasi pada FTC telah mengajukan surat kepada Presiden Sebastian Pinera, untuk mendesak dia agar memperbarui sistem pensiun guna menangani keprihatinan utama lain para pekerja tambang. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulan K3 Nasional 2026, PT Semen Padang dorong kesehatan optimal pekerja tambang
29 January 2026 11:43 WIB
Anggota DPR RI Andre Rosiade tegaskan penertiban tambang ilegal di Sumbar tidak pandang bulu
19 January 2026 7:55 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018