IDI: Pasien di RS Perlu Diseleksi
Senin, 11 Maret 2013 14:08 WIB
Jakarta, (Antara) - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin mengatakan, perlu dilakukan seleksi pasien yang dirawat untuk mencegah terjadinya penolakan oleh rumah sakit akibat tidak ada kamar yang tersedia.
"Rumah sakit itu sebagai tempat rujukan. Jadi yang dirawat adalah benar-benar yang membutuhkan," ujar Zaenal di Jakarta, Senin.
Sebelumnya, pasien pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS) Ana Mudrika (14) meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Islam Sukapura, Sabtu (9/3),setelah sebelumnya ditolak empat rumah sakit karena keterbatasan kamar.
"Tempat-tempat pelayanan primer seperti Puskesmas dan tempat praktik dokter bisa dimanfaatkan. Kalau hanya sakit panas biasa saja bisa ditangani di tempat pelayanan primer tersebut," kata Zaenal.
Tempat pelayanan primer tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menjaring pasien yang harus dirawat di rumah sakit. "Jangan sedikit-sedikit langsung ke rumah sakit," kata Zaenal.
Menurut dia, program Kartu Jakarta Sehat yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo itu mempunyai niat yang baik, namun yang perlu diperbaiki adalah sistemnya.
"Dengan adanya seleksi, maka kamar di rumah sakit akan cukup," tukas dia.
Pemprov DKI Jakarta pada Jumat (1/3) juga meluncurkan layanan bebas pulsa 119 untuk mengoptimalkan layanan kesehatan di Jakarta. Dengan layanan tersebut bisa diketahui informasi seperti jumlah kamar yang tersedia, penjemputan pasien dengan ambulans, layanan gawat darurat hingga informasi kesehatan lainnya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pariaman pastikan keterlayanan pasien RSUD dr Sadikin ditengah keterbatasan sarana
31 October 2025 15:18 WIB
RSAM Bukittinggi klarifikasi dugaan pasien meninggal bunuh diri, evaluasi bukti CCTV
25 September 2025 12:21 WIB
Pemkab Pasaman apresiasi aksi heroik Bidan Dina yang arungi sungai untuk obati pasien
04 August 2025 16:26 WIB
RSUD Bukittinggi terima mobil operasional antar jemput pasien dari CSR Bank Nagari
04 August 2025 13:39 WIB
Viral, Seorang bidan nekat arungi sungai bertaruh nyawa untuk obati pasien di Pasaman (Video)
03 August 2025 17:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018