Amisom Tangkap 72 Tersangka Gerilyawan Somalia
Rabu, 24 Oktober 2012 8:09 WIB
Nairobi, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Tentara Kenya di dalam misi pemelihara perdamaian Uni Afrika dukungan PBB di Somalia (AMISOM), Selasa (23/10), menyatakan mereka telah menangkap 72 tersangka anggota Ash-Shabaab sementara operasi keamanan berlangsung terus di negara Tanduk Afrika tersebut, setelah direbutnya Kota Pelabuhan Kismayo.
Juru Bicara Pasukan Pertahanan Kenya (KDF) Kolonel Cyrus Oguna mengatakan di antara orang yang ditangkap pada Ahad (21/10) terdapat seorang perempuan --Marianna Issa Mohammed, yang diidentifikasi oleh warga Kismayo sebagai perempuan pemimpin Ash-Shabaab.
"Penggeledahan dari rumah-ke-rumah yang dilakukan pada 21 Oktober menghasilkan ditangkapnya 72 tersangka gerilyawan dan penyitaan sejumlah senjata," kata Oguna di dalam pernyataan yang dikeluarkan di Nairobi, Selasa (23/10).
KDF menyatakan kondisi yang relatif damai juga berangsur kembali ke kota pelabuhan tersebut, yang pernah jadi kubu gerilyawan, sementara warga menyeru PBB agar mencabut larangan atas arang yang diberlakukannya awal tahun ini.
Ia menyatakan KDF dan Angkatan Darat Nasional Somalia (SNA) yang beroperasi di Sektor II di Somalia selatan melanjutkan operasi keamanannya di kota pelabuhan strategis itu, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu pagi.
"Warga setempat telah memberi dukungan dan bekerjasama dengan pasukan tersebut dalam operasi keamanan," kata Oguna.
Kebanyakan operasi pasukan Kenya itu, yang diberi nama sandi Lindi Nchi (Melindungi Negara Kami), telah mendapat dukungan kuat dari masyarakat dalam tekadnya mengatasi ancaman Ash-Shabaab bagi kepentingan ekonomi, sosial dan politik Kenya.
Kota Pelabuhan Kismayo, satu-satunya kubu Ash-Shabaab, direbut oleh tentara Kenya dan pasukan lain sekutu pada 28 September, setelah baku-tembak sengit antara gerilyawan dan personel AMISOM.
Kelompok gerilyawan itu juga telah mendapat tekanan dari tentara Uganda, Burundi dan Sierra Leone yang baru-baru ini mendesak mereka ke luar pinggiran Ibu Kota Somalia, Mogadishu, dan wilayah penting lain yang mereka kuasai dua tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018