Ini dia pertunjukan musik PIOMFest 2018 yang berhasil memukau warga Kota Padang
Sabtu, 4 Agustus 2018 7:28 WIB
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (peci hitam), berfoto bersama musisi peserta festival musik internasional Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest), Jumat (3/8) malam. (ANTARA SUmbar/Fathul Abdi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Petunjukan musik etnik dari musisi dalam negeri serta internasional yang dihelat dalam even Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) 2018 di Padang, Sumatera Barat pada Jumat (3/8) malam, berhasil memukau ratusan warga yang hadir.
"Pertunjukan musiknya bagus-bagus, dari kegiatan ini saya berkesempatan menikmati musik dari negara lain selain musik etnik Indonesia," kata salah seorang warga Irwanda, di Padang, Jumat malam.
Penampilan musik yang digelar di Jembatan Siti Nurbaya Padang tersebut, diakuinya mampu membuat betah untuk menyaksikannya hingga selesai.
Hal senada juga disampaikan oleh Dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Fariko Edwardi (32), yang juga hadir langsung menyaksikan pertunjukkan.
"Pertunjukan musik Piomfest 2018 hari pertama ini berhasil membuat susana kota tua Padang menjadi lebih bewarna, saya menikmati setiap alunan yang ditampilkan para musisi," katanya.
Ia menyebutkan penampilan pembuka dari pemusik Padang yaitu Pentas Sakral, Lakshman Das Baul (India), dan Eric Triton Duo (Mauritius), sangat mengesankan.
"Melihat dan mendengarkan penampilan musik secara langsung akan terasa spesial, sebagai penikmat musik sangat sayang dilewatkan," katanya.
Bukan hanya warga lokal, wisatawan mancanegara pun ikut menikmati acara itu di antaranya Anitajean Michel, dan Jrean Michel.
Mereka menyayangkan hanya bisa menikmati acara itu satu malam saja, karena esok harus kembali ke negaranya Jerman.
"Awalnya kami tidak tahu ada acara ini dan kebetulan lewat, karena melihat ada panggung musik maka saya singgah, kebetulan saya penikmat musik jazz dan musik etnik seperti ini," katanya.
Salah satu penampilan musik yang disukainya yaitu Lakshman Das Baul (India).
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, mengatakan PIOMFest yang telah digelar dua tahun terakhir itu diharapkan lebih mempererat lagi hubungan kerjasama, terutama dalam bidang kebudayaan dan pariwisata antar negara-negara angota Indian Ocean Rim Association (IORA).
"PIOM Fest merupakan upaya untuk mempererat kerjasama pariwisata dan kebudayaan antar negara IORA, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan," katanya.
Festival musik internasional itu digelar 3-5 Agustus 2018, sekaligus merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Padang ke 349, yang jatuh pada 7 Agustus 2018.
Para penampil adalah musisi dari tujuh negara yaitu Indonesia, India, Mauritius, Jepang, Singapura, Vietnam, dan Peru. (*)
"Pertunjukan musiknya bagus-bagus, dari kegiatan ini saya berkesempatan menikmati musik dari negara lain selain musik etnik Indonesia," kata salah seorang warga Irwanda, di Padang, Jumat malam.
Penampilan musik yang digelar di Jembatan Siti Nurbaya Padang tersebut, diakuinya mampu membuat betah untuk menyaksikannya hingga selesai.
Hal senada juga disampaikan oleh Dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Fariko Edwardi (32), yang juga hadir langsung menyaksikan pertunjukkan.
"Pertunjukan musik Piomfest 2018 hari pertama ini berhasil membuat susana kota tua Padang menjadi lebih bewarna, saya menikmati setiap alunan yang ditampilkan para musisi," katanya.
Ia menyebutkan penampilan pembuka dari pemusik Padang yaitu Pentas Sakral, Lakshman Das Baul (India), dan Eric Triton Duo (Mauritius), sangat mengesankan.
"Melihat dan mendengarkan penampilan musik secara langsung akan terasa spesial, sebagai penikmat musik sangat sayang dilewatkan," katanya.
Bukan hanya warga lokal, wisatawan mancanegara pun ikut menikmati acara itu di antaranya Anitajean Michel, dan Jrean Michel.
Mereka menyayangkan hanya bisa menikmati acara itu satu malam saja, karena esok harus kembali ke negaranya Jerman.
"Awalnya kami tidak tahu ada acara ini dan kebetulan lewat, karena melihat ada panggung musik maka saya singgah, kebetulan saya penikmat musik jazz dan musik etnik seperti ini," katanya.
Salah satu penampilan musik yang disukainya yaitu Lakshman Das Baul (India).
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, mengatakan PIOMFest yang telah digelar dua tahun terakhir itu diharapkan lebih mempererat lagi hubungan kerjasama, terutama dalam bidang kebudayaan dan pariwisata antar negara-negara angota Indian Ocean Rim Association (IORA).
"PIOM Fest merupakan upaya untuk mempererat kerjasama pariwisata dan kebudayaan antar negara IORA, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan," katanya.
Festival musik internasional itu digelar 3-5 Agustus 2018, sekaligus merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Padang ke 349, yang jatuh pada 7 Agustus 2018.
Para penampil adalah musisi dari tujuh negara yaitu Indonesia, India, Mauritius, Jepang, Singapura, Vietnam, dan Peru. (*)
Pewarta : M R Denya
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Padang raih SME SNI ISO 50001:2018 karena terapkan manajemen energi yang baik
28 December 2023 17:36 WIB, 2023
Penyidik Kejari Pasbar serahkan tersangka beserta barang bukti Tipikor dan TPPU perkara RSUD 2018-2020 ke penuntut umum
04 October 2023 5:00 WIB, 2023
Wako-Wawako Pariaman sampaikan nota penjelasan LKPD terakhir periode kepemimpinan 2018-2023
23 May 2023 10:50 WIB, 2023
Kasus suap RAPBD Jambi, Mantan Wakil Bupati Muarojambi diperiksa KPK
21 September 2022 12:48 WIB, 2022
Jadi buronan sejak 2018, perampok bersenjata api di OKU Timur dibekuk tanpa perlawanan
01 April 2022 7:14 WIB, 2022
Polres Solok tangkap ayah bejat yang cabuli dua anak tiri puluhan kali sejak 2018
14 January 2022 16:01 WIB, 2022