Legislator: Kedepankan Pilkada Tanpa Pertikaian
Rabu, 10 Januari 2018 14:46 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, John Kenedy Aziz (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M S)
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Anggota DPR John Kenedy Azis mengimbau seluruh elemen masyarakat di daerah Sumatera Barat (Sumbar) yang menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) agar mengedepankan konsep pilkada "badunsanak" dan tanpa pertikaian.
"Semua calon yang maju tentunya merupakan putra dan putri terbaik Kota Pariaman yang akan dipilih masyarakat untuk memimpin lima tahun ke depan," katanya ketika dihubungi, Rabu (10/1).
Di Sumbar, ada empat kota yang menggelar Pilkada, yakni Pariaman, Padang, Sawahlunto dan Padang Panjang.
Ia menambahkan masyarakat terutama pendukung pasangan calon agar tidak melakukan praktek kampanye hitam.
Sebagai anggota DPR , dirinya siap membantu mengawasi jalannya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.
"Sebagai anggota DPR daerah pemilihan Sumbar II, saya siap membantu mengawasi Pilkada di Sumbar, khususnya Pariaman," katanya.
Bahkan, dirinya juga siap mengecek langsung ke lapangan untuk memantau apakah ada unsur kecurangan yang dilakukan pihak mana pun yang merugikan salah satu pasangan calon dalam pertarungan Pilkada Pariaman.
Berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan pihaknya pada hari pertama pembukaan pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman periode 2018 hingga 2023 tidak ada ditemukan indikasi kecurangan apa pun.
"DPR mengharapkan tidak ada indikasi kecurangan dalam bentuk apa pun, sehingga proses Pilkada dapat berjalan dengan baik," ujar politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.
Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Pariaman menyatakan siap mengawal jalannya pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di daerah itu.
"Sentra Gakkumdu memiliki peran strategis dalam membantu, mengawal, mengawasi termasuk memproses apabila terjadinya bentuk pelanggaran selama Pilkada di Kota Pariaman," kata penasihat Gakkumdu Pariaman Efrianto.
Sentra Gakkumdu melibatkan tiga instansi sekaligus dalam mengawal pelaksanaan Pilkada diantaranya, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor (Polres) Pariaman.
Sentra Gakkumdu ujar dia, akan menyikapi lebih awal apabila adanya temuan atau pengaduan selama proses Pilkada berjalan. Untuk memudahkan kinerja, ketiga instansi tersebut berkoordinasi secara intens. (*)
"Semua calon yang maju tentunya merupakan putra dan putri terbaik Kota Pariaman yang akan dipilih masyarakat untuk memimpin lima tahun ke depan," katanya ketika dihubungi, Rabu (10/1).
Di Sumbar, ada empat kota yang menggelar Pilkada, yakni Pariaman, Padang, Sawahlunto dan Padang Panjang.
Ia menambahkan masyarakat terutama pendukung pasangan calon agar tidak melakukan praktek kampanye hitam.
Sebagai anggota DPR , dirinya siap membantu mengawasi jalannya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.
"Sebagai anggota DPR daerah pemilihan Sumbar II, saya siap membantu mengawasi Pilkada di Sumbar, khususnya Pariaman," katanya.
Bahkan, dirinya juga siap mengecek langsung ke lapangan untuk memantau apakah ada unsur kecurangan yang dilakukan pihak mana pun yang merugikan salah satu pasangan calon dalam pertarungan Pilkada Pariaman.
Berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan pihaknya pada hari pertama pembukaan pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman periode 2018 hingga 2023 tidak ada ditemukan indikasi kecurangan apa pun.
"DPR mengharapkan tidak ada indikasi kecurangan dalam bentuk apa pun, sehingga proses Pilkada dapat berjalan dengan baik," ujar politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.
Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Pariaman menyatakan siap mengawal jalannya pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di daerah itu.
"Sentra Gakkumdu memiliki peran strategis dalam membantu, mengawal, mengawasi termasuk memproses apabila terjadinya bentuk pelanggaran selama Pilkada di Kota Pariaman," kata penasihat Gakkumdu Pariaman Efrianto.
Sentra Gakkumdu melibatkan tiga instansi sekaligus dalam mengawal pelaksanaan Pilkada diantaranya, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepolisian Resor (Polres) Pariaman.
Sentra Gakkumdu ujar dia, akan menyikapi lebih awal apabila adanya temuan atau pengaduan selama proses Pilkada berjalan. Untuk memudahkan kinerja, ketiga instansi tersebut berkoordinasi secara intens. (*)
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Padang Pariaman perpanjang Tanggap Darurat Bencana hingga 13 Desember
09 December 2025 16:01 WIB
Padang Pariaman susun proposal perbaikan infrastruktur terdampak bencana pasca-kunjungan Presiden
02 December 2025 15:17 WIB
Peringatan gempa 2009 jadi momentum perkuat koordinasi hadapi bencana di Padang Pariaman
30 September 2025 19:50 WIB
Padang Pariaman masih alami kendala jalankan KB meskipun realisasinya lebihi target
25 September 2025 16:27 WIB
Bupati Padang Pariaman: WCD jadi gerakan moral pentingnya jaga lingkungan
20 September 2025 15:40 WIB
Dukung energi terbarukan, Bupati apresiasi program Kaliandra PT Semen Padang
17 August 2025 15:22 WIB
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB