Jakarta, (Antara Sumbar) - Pemerintah Indonesia akan menerima kepemimpinan kelompok negara Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia (MIKTA) dari Turki, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis yang dilansir laman Twitter resmi Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu (13/12).


        Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Istanbul, Turki, untuk membahas persiapan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) MIKTA.


        Menlu Retno juga akan menghadiri KTM MIKTA pada Rabu (13/12) sore untuk menerima kepemimpinan MIKTA dari Turki ke Indonesia. Selanjutnya, Indonesia akan menjadi Ketua MIKTA periode 2018.


        MIKTA adalah kerja sama yang dibentuk pada 2013 antara Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia dalam berbagai isu strategis global dan kawasan.


        MIKTA merupakan kemitraan informal yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri.


        Kemitraan tersebut dibentuk pada 2013 di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York City dan bertujuan untuk mendukung pemerintahan global yang efektif.


        Kelima negara anggota MIKTA adalah  negara anggota kelompok ekonomi G20 dengan produk domestik bruto (PDB) relatif serupa dan sama-sama bertujuan untuk memastikan sistem tata kelola global bermanfaat untuk semua negara. (*)