Gerilyawan Somalia Eksekusi Tentara Kenya
Jumat, 15 Februari 2013 15:24 WIB
Nairobi, (Antara/AFP) - Kelompok gerilyawan Shebab mengklaim telah mengeksekusi seorang tentara Kenya yang ditangkap dan mengancam akan membunuh lima sandera lainnya, kata pihak itu Jumat.
"Kendatipun gerilyawan itu telah mengeksekusi tentara KDF
(Pasukan Pertahanan Kenya), masih ada peluang menjamin pembebasan lima tahanan yang masih ada," kata Shebab dalam satu pernyataan.
Pernyataan-pernyataan itu tidak dapat diverifikasi.
Bulan lalu gerilyawan yang memiliki hubungan dengan jaringan Al Qaida itu mengumumkan memerintah Kenya--yang pasukannya memerangi gerilyawan Shebab di Somalia-- membebaskan "semua tahanan Muslim yang ditahan atas apa yang disebut tuduhan-tuduhan terorisme di Kenya" sampai batas waktu 14 Februari.
Shebab, yang sebelumnya menyiarkan rekaman video tentang karyawan-karyawan sipil Kenya yang diculik, mengatakan mereka akan mengeksekusi lima sandera dalam tiga hari kecuali pemerintah Kenya memenuhi tuntutan-tuntutan mereka.
Kenya dilanda serangan-serangan, termasuk granat dan bom, sejak tentara negara itu menduduki Somalia selatan akhir tahun 2012 untuk menyerang pangkalan-pangkalan Shebab setelah serangkaian penculikan di Kenya yang dituduh dilakukan para anggota kelompok gerilyawan itu.
Banyak dari serangan di Kenya -- termasuk ledakan-ledakan granat di ibu kota Nairobi-- dituduh dilakukan para pendukung Shebab atau para pendudkung Kenya kendatipun Shebab tidak mengklaim serangan serangan mereka sendiri.
Tetapi Shebab yang pernah menguasai daerah luas Somalia, melepaskan sejumlah kota penting menjelang kehadiran pasukan Uni Afrika berkekuatan 17.000 tentara --termasuk pasukan Kenya-- yang juga berperang bersama pasukan Somalia.
Pasukan Ethiopia juga memerangi Shebab di barat daya Somalia.
Pada Kamis, pasukan Uni Afrika dan tentara pemerintah merebut kota-kota Jaalie, Aw Dhigle dan Barire, sekitar 80 km barat daya ibu kota Mogadishu, pangkalan terakhir Shebab yang jatuh.
Akan tetapi, Shebab tetap satu ancaman, masih menguasai daerah-daerah pedesaan serta melancarkan serangan-serangan gerilya di daerah-daerah yang berada di bawah kekuasaan pemerintah. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menikah secara virtual dan belum pernah ketemu suami, pencari suaka asal Somalia dipindahkan ke Batam
24 March 2022 6:16 WIB, 2022
20 orang tewas usai bom mobil bunuh diri meledak di depan restoran Somalia
06 March 2021 12:19 WIB, 2021
Wanita buta pelaku bom bunuh diri yang menewaskan wali kota dan enam warga
10 August 2019 6:05 WIB, 2019
Sepak bola - Lima tewas, 10 cidera akibat bom meledak dalam pertandingan di Somalia
14 April 2018 13:21 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018