Dirjen PHU: Pembelian Pesawat Akan Tekan BPIH
Rabu, 30 Januari 2013 20:15 WIB
Jakarta, (ANTARA) - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu mengatakan bila pemerintah bisa membeli pesawat khusus untuk jamaah haji, maka biaya penyelenggaraan haji (BPIH) akan bisa ditekan.
"Idealnya memang memiliki pesawat sendiri yang kemudian dioperasikan oleh operator penerbangan. Namun, di luar musim haji pesawat itu juga tetap harus digunakan dengan disewakan kepada maskapai penerbangan," kata Anggito Abimanyu di Jakarta, Rabu.
Anggito mengatakan Kementerian Agama selama ini bekerja sama dengan dua maskapai penerbangan yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines. Bila pesawat milik kedua maskapai itu tidak mencukupi, maka maskapai tersebut akan menyewa pesawat yang berarti ikut menambah nilai BPIH.
Namun, dia mengatakan pada penyelenggaraan haji 2013 kemungkinan Garuda Indonesia tidak perlu lagi menyewa pesawat karena maskapai penerbangan milik negara itu baru saja membeli pesawat baru.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan otoritas-otoritas yang terkait dengan penerbangan seperti Pertamina dan Angkasa Pura supaya biaya untuk penyelenggaraan haji bisa diturunkan. Bila perlu, kami meminta mereka supaya memberlakukan nirlaba khusus untuk haji," tuturnya.
Meskipun berupaya menekan biaya penerbangan, yang selama ini mengambil kuota BPIH hingga 60 persen, Anggito mengatakan tetap mempertimbangkan standar minimal terhadap layanan yang diberikan kepada calon jamaah haji.
"Jangan sampai kami menekan biaya penerbangan, tetapi juga menurunkan standar minimal pelayanan terhadap calon jamaah haji. Meskipun menekan biaya, kami tetap ingin biaya pesawat sesuai dengan layanan yang diberikan," tukasnya.*
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arab Saudi prioritaskan Indonesia untuk dapat tambahan kuota jamaah haji
13 March 2023 6:35 WIB, 2023
Kemenag terbitkan rencana perjalanan haji 1444 Hijriah, berikut rangkaian dan tahapannya
06 February 2023 12:01 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018