Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyiagakan sembilan puskesmas beserta tim medis saat pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) pada Agustus 2016.


         "Sembilan puskesmas yang disiagakan itu berada di ruas jalan yang akan dilalui oleh peserta TdS," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agam, Indra di Lubuk Basung, Senin.


         Ia menambahkan sembilan puskesmas yang disiagakan saat pelaksanaan event balap sepeda internasional tersebut yakni, Puskesmas Baso, Puskesmas Ampek Koto, Puskesmas Malalak, Puskesmas Tiku, Puskesmas Manggopoh, Puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Balai Ahad dan Puskesmas Matur.


         "Puskesmas itu masuk pada etape satu, empat dan delapan," ujarnya.


         Saat siaga nanti, Dinkes menyiapkan tim medis, mobil ambulance dan lainnya untuk memberikan pertolongan kepada pebalap dan penonton apabila terjadi kecelakaan.


         "Kami langsung memberikan pertolongan apabila terjadi kecelakaan nantinya," sebutnya.


         Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agam, Hadi Suryadi menambahkan pada TdS 2016 sebanyak tujuh kecamatan di daerah akan dilalui peserta.


         Ketujuh kecamatan itu yakni, Kecamatan Baso pada etape satu dengan start dari Kabupaten Solok dan finis di Kota Payakumbuh dengan panjang rute 96,6 kilometer.


         Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Tanjung Raya dan Matur pada etape empat dengan start di Kota Padang Panjang dan finis di Lawang Park Kabupaten Agam dengan panjang rute 150 meter.


         Kecamatan Banuhampu, Ampek Koto dan Malalak pada etape delapan dengan start di Bukittinggi menuju Padang dengan panjang rute 146,5 kilometer.


         "Kelok 44 merupakan ikon TdS pada 2016, karena Kelok 44 sebagai salah satu rute yang unik dan menantang bagi pebalap yang ikut dalam ajang ini," tambahnya. (*)