Jepang Kerahkan Jet Tempur Hadapi China
Kamis, 10 Januari 2013 20:17 WIB
Tokyo, (ANTARA/AFP) - Jepang mengerahkan sejumlah jet tempur untuk menghadapi pesawat tentara China, yang terbang di wilayah udara kawasan sengketa kedua negara itu, kata media Jepang pada Kamis.
Fuji TV melaporkan radar Jepang menangkap sinyal ada pesawat China terbang di wilayah kepulauan Senkaku atau Diaoyu seperti disebut China.
Mereka tidak melakukan serangan, tapi memasuki wilayah udara Jepang.
Pusat informasi Kementerian Pertahanan Jepang tidak memberikan kepastian atas kejadian itu.
Pesawat China pergi setelah jet tempur F-15 lepas landas dari kawasan militer pulau Okinawa.
Kapal dan pesawat China kerap melintas di kawasan sengketa sejak Jepang menasionalisasi kepulauan Senkaku atau Diaoyu pada September, bahkan armada China sampai mendekat ke 12 mil dari pantai.
Penjaga pantai mengaku tidak menyadari pesawat tempur China melintas pada Kamis.
Harian "Sankei Shimbun" melaporkan bahwa angkatan udara Jepang mengerahkan jet tempur untuk mengusir pesawat China, yang sering mendekat dalam beberapa bulan belakangan.
Pesawat bukan tempur juga diterbangkan empat kali pada Desember, termasuk ketika wilayah udara Jepang dilanggar, kata Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera.
Angkatan udara juga bertindak sekali pada pekan lalu.
Jepang membutuhkan banyak pemasukan seiring dengan kelesuan ekonomi, terlebih sekitar 2,1 juta dolar AS telah disiapkan untuk belanja militer.
Juru bicra kementerian itu mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli peluru kendali, helikopter dan membarui jet tempur seiring dengan ketidak-menentuan keamanan kedua negara itu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas kerahkan personel respons pesawat hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan
17 January 2026 16:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018