Banjir Bungus, Lalulintas Padang-Painan Macet
Selasa, 11 Agustus 2015 19:34 WIB
Padang, (AntaraSumbar) - Banjir di Kelurahan Bungus Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengakibatkan jalan penghubung Sumbar-Bengkulu macet sepanjang Empat Kilometer.
"Akibat banjir ini jalur antar provinsi macet empat kilometer lebih," kata seorang warga Rusdi (50) di Bungus, Selasa.
Ia mengatakan saat ini pengaturan lalulintas di lakukan oleh masyarakat sekitar dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang.
Ia melanjutkan, banjir ini diakibatkan oleh hujan deras yang melanda daerah itu sejak pukul 14.00 Wib.
"Pada pukul 15.00 Wib banjir mula naik dan beberapa daerah digenangi sampai setinggi pinggang orang dewasa," katanya.
Seorang pengendara, Sias (42) mengatakan, merasa terbantu oleh relawan-relawan yang ikut membantu pengaturan lalu lintas.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang, Sutan Hendra, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan lebih dari 1500 rumah tergenang banjir.
"Kami harapkan warga untuk selalu waspada dan berkoordinasi dengan petugas," katanya.
Ia melanjutkan dalam kejadian ini, BPBD-PK Kota Padang menurunkan sebanyak 30 orang personil dan enam unit armada.
"Kalau kondisi banjirnya semakin parah kami akan meminta tambahan personil," katanya.
seorang Warga, Rusdi (50), mengatakan banjir ini diperparah akibat adanya penutupan muara di daerah itu.
"Dulu ada dua muara namun setelah satunya ditutup banjir sering terjadi didaerah ini," katanya.
Ia juga menambahkan banjir saat ini diperparah karena kondisi laut yang sedang pasang. (cpw10)
"Akibat banjir ini jalur antar provinsi macet empat kilometer lebih," kata seorang warga Rusdi (50) di Bungus, Selasa.
Ia mengatakan saat ini pengaturan lalulintas di lakukan oleh masyarakat sekitar dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang.
Ia melanjutkan, banjir ini diakibatkan oleh hujan deras yang melanda daerah itu sejak pukul 14.00 Wib.
"Pada pukul 15.00 Wib banjir mula naik dan beberapa daerah digenangi sampai setinggi pinggang orang dewasa," katanya.
Seorang pengendara, Sias (42) mengatakan, merasa terbantu oleh relawan-relawan yang ikut membantu pengaturan lalu lintas.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang, Sutan Hendra, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan lebih dari 1500 rumah tergenang banjir.
"Kami harapkan warga untuk selalu waspada dan berkoordinasi dengan petugas," katanya.
Ia melanjutkan dalam kejadian ini, BPBD-PK Kota Padang menurunkan sebanyak 30 orang personil dan enam unit armada.
"Kalau kondisi banjirnya semakin parah kami akan meminta tambahan personil," katanya.
seorang Warga, Rusdi (50), mengatakan banjir ini diperparah akibat adanya penutupan muara di daerah itu.
"Dulu ada dua muara namun setelah satunya ditutup banjir sering terjadi didaerah ini," katanya.
Ia juga menambahkan banjir saat ini diperparah karena kondisi laut yang sedang pasang. (cpw10)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wawako Maigus Nasir hadiri acara silaturahmi akbar perkumpulan keluarga perantau Bungus
02 July 2025 6:28 WIB
Wawako Maigus Nasir kunjungi Nur Rezkia Fahira, anak penderita kanker di Bungus Teluk Kabung
17 April 2025 5:37 WIB, 2025
Wako Fadly Amran pimpin Tim Safari Ramadhan I kunjungi Mesjid Nurul Bahar Bungus Teluk Kabung
20 March 2025 4:30 WIB, 2025
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018