Sidomuncul Ajak Dahlan Bintangi Iklan "Tolak Angin"
Sabtu, 5 Januari 2013 17:54 WIB
Semarang, (ANTARA) - PT Sidomuncul, perusahaan jamu tradisional dan obat-obatan herbal mengajak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membintangi iklan salah satu produk andalannya jamu "Tolak Angin".
"Sebelumnya, saya memang usulkan Pak Dahlan ke tim media yang menggarap iklan itu, kemudian diajukan usulan dan beliau mau membantu," kata Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat di Semarang, Sabtu.
Hal itu diungkapkannya usai menerima kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di Pabrik PT Sidomuncul yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta KM 28, Bergas-Klepu, Kabupaten Semarang.
Kunjungan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke pabrik jamu nasional itu, sekaligus untuk pengambilan gambar yang digunakan untuk iklan "Tolak Angin" terbaru, sebelum dilanjutkan pengambilan gambar ke negara kawasan Eropa.
Irwan menjelaskan pemilihan Dahlan Iskan sebagai bintang iklan "Tolak Angin" itu karena sosoknya dipandang cocok untuk ikut membantu pemasaran produk asli Indonesia yang selama ini sudah banyak dikenal di luar negeri.
Nantinya, kata dia, pengambilan gambar untuk iklan "Tolak Angin" itu dilakukan pula di negara Eropa, yakni Inggris, Belanda, dan Jerman pada bulan Januari ini, dan di salah satu negara Pak Dahlan akan ikut.
Menurut dia, selama ini produk "Tolak Angin" sudah dikenal di banyak negara, seperti Australia, Singapura, Hongkong (China), Taiwan, bahkan hingga ke Amerika Serikat, Suriname, Jerman, dan Inggris.
"Produk Sidomuncul, terutama 'Tolak Angin' yang diekspor ke luar negeri selama ini sekitar 6-10 persen, sisanya untuk mencukupi pasar dalam negeri. Mulai tahun ini, pasar luar negeri kami garap secara resmi," katanya.
Nama "Tolak Angin" pun tetap dipertahankan untuk produk yang dipasarkan di luar negeri, kata Irwan. Bahkan, penulisan tempat produksi pada kemasan sengaja tidak ditulis "Made in Indonesia", melainkan "Produk Asli Indonesia".
Ditanya honor yang dibayarkan pada Dahlan Iskan untuk membintangi iklan "Tolak Angin" itu, ia mengatakan Pak Dahlan tidak dibayar sepeser pun untuk membintangi iklan produk andalan PT Sidomuncul itu, alias gratis.
"Gratis, saya tidak bayar sepeser pun. 'Lagian', Pak Dahlan juga tidak mau saya bayar, karena lebih kaya dia (Dahlan Iskan, red.) daripada saya. Kalau tidak percaya tanya saja sendiri," katanya, sembari tertawa.
Sementara itu, Dahlan Iskan mengakui bersedia menjadi bintang iklan salah satu produk herbal itu karena rasa empatinya terhadap pengusaha yang mau memperjuangkan produk asli Indonesia dengan bahan-bahan asli Tanah Air.
"Saya berharap bisa membantu mengangkat produk asli Indonesia. Saya mendukung Sidomuncul karena produk asli Indonesia, meski kegiatan syuting iklan ini tidak ada honornya," kata Dahlan yang mengenakan kemeja putih khasnya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Meriahkan Bulan K3 Nasional 2026, PLN UID Sumatera Barat ajak anak berkreasi lewat lomba mewarnai
27 January 2026 11:07 WIB
Menteri Nusron ajak pegawai berkomitmen bersama tingkatkan layanan pertanahan
14 January 2026 17:55 WIB
Ajak sekolah sukseskan, Wawako Maigus Nasir : Smart Surau dirancang untuk perkuat karakter generasi muda
14 January 2026 17:22 WIB
Menyongsong tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN ajak jajaran kerja bersama dukung program kerja
06 January 2026 15:21 WIB
Polres Pasaman Barat ajak masyarakat jaga kamtibmas saat pergantian tahun
31 December 2025 21:34 WIB
Bupati Pesisir Selatan serukan kewaspadaan cuaca ekstrem dan ajak masyarakat gelar doa bersama
12 December 2025 4:38 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018