OIC Kecam Karikatur Nabi Muhammad SAW di Media Prancis
Kamis, 3 Januari 2013 21:17 WIB
Jeddah, (ANTARA/IINA) - Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) telah mengecam karikatur Nabi Muhammad SAW, yang diterbitkan di majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, dan mengatakan perbuatan itu memicu kebencian serta sikap tak toleran terhadap umat Muslim.
Sekretaris Jenderal OIC Ekmeleddin Ihsanoglu menyampaikan keprihatinan dengan diterbitkannya serial buku komik mengenai kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Ihsanoglu mengatakan, diterbitkannya karikatur itu bertentangan dengan norma jurnalisme yang bertanggungjawab dan sama saja dengan pelecehan terhadap hak kebebasan berpendapat.
Ia menambahkan, hasutan dan anjuran kebencian serta sikap tak toleran terhadap ajaran agama --yang ditandai oleh penerbitan karikatur tersebut-- adalah pelanggaran terhadap perangkat serta hukum hak asasi manusia internasional.
Ia mengimbau majalah itu agar mematuhi semua ketentuan, terutama dalam konteks Uni Eropa, mengenai hasutan kebencian dan kekerasa, kata IINA --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis malam.
Ihsanoglu juga mendesak pemerintah di Prancis agar melakukan tindakan yang sesuai terhadap majalah tersebut. Ia mendesak seluruh Muslim agar menahan diri dalam menghadapi hasutan itu.
Ia kembali menyampaikan sikap dasar OIC mengenai pengembangan konsensus internasional tentang cara menghadapi aksi hasutan sengaja, dalam kerangka kerja Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018