Gerilyawan Al-Houthi Kuasai Bandar Udara Internasional Aden
Kamis, 26 Maret 2015 7:00 WIB
Aden, Yaman, (Antara/Xinhua-OANA) - Petempur kelompok Syiah Yaman, Al-Houthi, menguasai Bandar Udara Internasional Aden setelah mundurnya milisi suku pada Rabu malam (25/3), kata seorang pejabat keamanan kepada Xinhua.
"Puluhan anggota milisi suku yang bersekutu dengan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi meninggalkan posisi mereka di sekitar Bandar Udara Aden dan bergerak ke arah Provinsi Abyan, yang bertetangga di Yaman Selatan," kata sumber keamanan setempat yang tak ingin disebutkan jatidirinya.
"Setelah mereka pergi, pasukan yang setia kepada kelompok Al-Houthi datang dari beberapa kamp militer di dalam Kota Aden dan menguasa bandat udara tersebut," tambah sumber itu.
Warga setempat mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras dan baku-tembak di berbagai permukiman di kota tersebut, yang menjadi tempat pengungsian terakhir Presiden Yaman --yang diperangi kelompok Al-Houthi-- di negeri itu. Sebelumnya petempur kelompok Syiah tersebut dengan cepat mengepung Aden, yang dijadikan Ibu Kota oleh Hadi.
Ratusan warga lokal bergegas menjarah beberapa kompleks pemerintah dan gedung istana republik, kata beberapa sumber setempat, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Sementara itu, pertempuran sengit terus berkecamuk antara petempur Al-Houthi yang didukung pasukan keamanan dan anggota milisi pro-Hadi di Provinsi Lahj, Yaman Selatan, di dekat perbatasan dengan Aden.
Pada Rabu pagi, kelompok Al-Houthi sepenuhnya menguasai satu pangkalan udara militer yang strategis di Lhaj dan menangkan menteri pertahanan negeri itu bersama dengan beberapa pejabat senior militer yang bersekutu dengan Hadi.
Beberapa pesawat tempur kelompok Syiah Yaman tersebut menembakkan tiga roket ke beberapa gedung di istana presiden di Aden pada Rabu pagi, kata seorang pejabat pemerintah kepada Xinhua.
"Tiga roket menghantam beberapa bangunan di dalam istana presiden di Aden, tapi tak ada laporan mengenai korban tewas pada saat ini," kata pejabat lokal di Aden tersebut.
Warga di dekat istana itu di satu bukit di kota Aden mengatakan mereka mendengar suara baku-tembak dan ledakan keras dan melihat asap membubung dari istana tersebut.
Satu sumber militer mengatakan satuan pengawal presiden menggunakan senjata artileri anti-pesawat untuk memukul mundur jet tempur yang datang dari Sanaa.
Satu sumber di istana presiden mengatakan kepada Xinhua bahwa Hadi masih berada di Aden untuk mengomandoi pasukannya guna memerangi kelompok Al-Houthi.
Ia mengatakan Hadi "berada di tempat yang aman dan dijaga dengan baik dan ia tak mau meninggalkan negeri ini". Namun ia tak bersedia mengkonfirmasi apakah Hadi berada di istana presiden, atau tidak.
Pada Senin (23/3), pemimpin Al-Houthi, Abdulmalik Al-Houthi, menyerukan pengerahan militer secara besar untuk memulihkan keamanan di Yaman Selatan, dan menuduh Hadi serta negara Teluk "merusak kestabilan di negeri tersebut".
Pada akhir Februari, Hadi melarikan diri ke Aden, kota terbesar kedua di negeri itu, setelah beberapa pekan dikenakan tahanan rumah oleh kelompok Syiah tersebut di Ibu Kota Yaman, Sanaa. Ia meningkatkan perlawanan terhadap kelompok Al-Houthi, yang menguasai ibu kota Yaman pada September tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Yayasan Al-Azhar BSD salurkan bantuan bagi korban bencana di Padang Panjang
24 January 2026 11:26 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
PT BSS Pasaman Barat serahkan bantuan biaya pemeliharaan ikan larangan-Masjid Al Huda Simpang Tiga Alin
24 December 2025 15:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018