Kuwait Tangkap Pemimpin Islam Karena Hina Arab Saudi
Sabtu, 14 Maret 2015 17:05 WIB
Kuwait City, (Antara/AFP) - Kuwait telah menangkap pemimpin Partai Ummat Islam karena diduga menghina Arab Saudi, negara tetangga Kuwait, di televisi, demikian Kementerina Dalam Negeri.
Hakem al-Mutairi ditangkap atas perintah penuntut umum karena "jelas-jelas menghina Arab Saudi" dalam wawancara di televisi, kata kementerian itu dalam satu pernyataan.
Mutairi adalah ketua Partai Ummat, kelompok politisi konservatif dan Islamis yang didirikan pada 2005 tetapi masih belum secara resmi diakui.
Kelompok itu menyatakan Mutairi ditangkap oleh polisi rahasia pada Jumat dan diinterogasi atas keterangan yang dibuatnya di televisi pada Desember mengenai kematian ketua Partai Ummat di Arab Saudi, Mohammed al-Mufreh.
Dikatakan Mutairi mengajukan pertanyaan bahwa Mufreh mungkin meninggal karena diracun di satu rumah sakit di Turki.
Dalam beberapa bulan, Kuwait menumpas para pegiat di jejaring dalam karena mengkritisi para pemimpin Arab khususnya negara-negara Teluk dan Mesir.
Pihak berwajib menahan dan menginterogasi beberapa aktivis dan mantan anggota parlemen karena "menghina" para pemimpin Mesir, Arab saudi dan Emirat. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018