Lebih 800 Meninggal Akibat Flu Babi di India Tahun Ini
Senin, 23 Februari 2015 8:26 WIB
New Delhi, (Antara/Xinhua-OANA) - Virus H1N1, atau flu babi, telah menewaskan lebih dari 800 orang di India sejak awal tahun ini, kata beberapa pejabat kesehatan negeri itu pada Ahad (22/2).
Flu tersebut merenggut lebih dari 38 nyawa lagi di India selama beberapa pekan belakangan, sehingga korban meningga berjumlah 812, demikian data statistik Kementerian Kesehatan.
Negara Bagian Rajashtan dan Gujarat di India Barat termasuk yang paling parah menghadapi penyakit tersebut, masing-masing, dengan 212 dan 207 kematian.
Menurut Kementerian Kesehatan India, sedikitnya 13.688 orang telah terserang virus H1N1 di seluruh negeri itu selama satu bulan dan tiga pekan terakhir, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.
Pemerintah secara seksama telah mengikuti perkembangan situasi tersebut dan telah mengirim beberapa tim medis ke daerah pedesaan guna membantu dinas kesehatan lokal mengendalikan penyebaran wabah itu.
Namun para pejabat kesehatan mengatakan situasi masih terkendali dan jumlah orang yang tertular serta meninggal diperkirakan akan turun dalam beberapa pekan ke depan, bersama dengan datangnya udara yang lebih hangat. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agam bantu paket seragam sekolah bagi 1.800 pelajar korban bencana hidrometeorologi
04 January 2026 20:17 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018