Militer Libya Rebut Pelabuhan Benghazi dari Gerilyawan
Jumat, 6 Februari 2015 7:40 WIB
Benghazi, (Antara/Xinhua-OANA) - Militer nasional Libya pada Kamis (5/2) mengumumkan bahwa militer telah menguasai pelabuhan Benghazi setelah tiga bulan pertumpahan darah melawan gerilyawan.
"Pelabuhan, pabean, pemantauan paspor, Hotam Omar Khayyam --yang berdekatan-- dan Gedung Pengadilan Benghazi Utara, semuanya, berada di bawah kendali batalion," kata seorang juru bicara militer, tanpa menyebutkan jumlah korban jiwa di pihak militer, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Pelabuhnan Benghani, yang penting bagi impor makanan dan bahan bakar, jatuh ke tangan gerilyawan pada Oktober lalu.
Militer Nasional Libya, yang telah bersekutu dengan beberapa milisi pro-sekuler, telah meningkatkan serangan pada Medi lalu, dalam upaya merebut kembali sasaran strategis itu.
Benghazi, tempat kelahiran protes 2011 --yang menggulingkan mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, sejak itu telah menyaksikan peningkatan kerusuhan secara drastis.
Kota tersebut kini menghadapi serangan bunuh diri, pembunuhan, penculikan dan bentrokan mematikan antar-kelompok bersenjata. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga minyak naik di tengah kekhawatiran atas Rusia, gangguan pasokan Libya
22 April 2022 6:21 WIB, 2022
Harga minyak naik karena pemadaman Libya menambah kekhawatiran pasokan Rusia
19 April 2022 6:06 WIB, 2022
Otoritas Libya bebaskan Saadi Gaddafi putra Muammar Gaddafi yang digulingkan
06 September 2021 10:22 WIB, 2021
Harga minyak tergelincir, tertekan kekhawatiran melonjaknya kasus COVID di India
27 April 2021 6:52 WIB, 2021
Harga minyak dunia jatuh ketika pasokan AS, Libya, Norwegia mulai beredar
13 October 2020 8:15 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018