Hubungan Transportasi Darat Padang-Bengkulu Putus
Sabtu, 24 Januari 2015 5:24 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Painan, (Antara) - Hubungan transportasi Padang, Sumatera Barat-Bengkulu putus total akibat jalan nasional di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, terendam banjir, Jumat.
Aidil (38) seorang pengemudi mobil angkutan barang di Painan, Jumat, mengatakan, kejadian putusnya akses transportasi darat Padang-Bengkulu tersebut sudah berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga kini.
Genangan air di jalan negara tersebut terdapat di Kecamatan IV Jurai, kabupaten setempat, tepatnya dekat jembatan Salido akibat meluapnya Batang Salido.
"Hingga kini kondisi jalan nasional Padang-Bengkulu ini belum dapat dilewati kendaraan, baik roda dua maupun mobil sejak pukul 17.00 WIB. Kedalaman air di lokasi tersebut setinggi pinggang orang dewasa, " katanya.
Akibat kejadian tersebut warga yang hendak bepergian ke pusat kabupaten (Painan) dan sebaliknya ke Padang terpaksa mengurungkan niatnya.
"Kendaraan roda empat dan truk yang biasa melintasi jalan nasional ini harus rela menunggu hingga kondisi jalan pulih kembali, ada juga yang memutuskan balik arah ke tempat masing-masing, " katanya.
Wakil Bupati Pesisir Selatan Editiawarman, mengatakan, selain putusnya hubungan transportasi darat Padang-Bengkulu, akibat banjir luapan Batang Salido, IV Jurai tersebut, ratusan rumah warga di kecamatan itu juga terendam banjir.
Kedalaman air di lantai rumah warga sekitar satu meter atau melewati pinggang orang dewasa. Tidak saja itu, sebuah jembatan gantung di Nagari Tambang, IV Jurai ambruk akibat terjangan air bah.
Selain IV Jurai, akibat guyuran hujan tersebut kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Batangkapas kabupaten setempat. Sekitar 300 rumah warga pada dua nagari (desa adat) terendam banjir di kecamatan itu.
Ke dua nagari di Batangkapas yakni IV Koto Mudiek Lubuk Nyiur dan Taratak Tempatih. Banjir di dua nagari itu akibat luapan Batang Lubuk Nyiur yang terletak di daerah tersebut.
Khusus di IV Jurai, sebanyak 60 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir mengungsi ke Bukit PDAM yang berada di sekitar lokasi. Sebagian warga dari Kecamatan IV Jurai dievakuasi ke Masjid Akbar Baiturrahman Painan.
Sebagai upaya untuk mengantisipasi jatuhnya korban akibat bencana tersebut maka pemkab setempat telah mengerahkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan peralatan penanggulangan bencana ke sejumlah titik terparah banjir. (*/jun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Padang--PT KAI Jalin Kerja Sama Demi Transportasi Aman dan Kota Lebih Tertata
05 March 2026 14:54 WIB
KAI dukung program Wali Kota Padang kembangkan infrastruktur dan optimalisasi aset transportasi
04 March 2026 17:15 WIB
Pemkot Padang - PT KAI sepakat kerjasama terkait keselamatan transportasi hingga percantik kota
04 March 2026 16:20 WIB
Kabar Gembira buat para pekerja mandiri dan sektor transportasi, pemerintah berikan diskon iuran BPJS Ketenagakerjaan 50 persen
26 February 2026 15:39 WIB
Danantara dorong penguatan aspek keselamatan transportasi di Koto Baru (Video)
19 February 2026 11:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018