Lubukbasung, Sumbar, (Antara Sumbar) - Penerimaan Zakat Infak dan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Kabupaten Agam, terjadi peningkatan setiap tahun dari Rp237.916.639 pada 2002 sampai Rp8.213.469.765 pada 2014. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, Isman Imran mengatakan, penerimaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) setiap tahun mengalami peningkatan.

Pada tahun 2002 sebanyak Rp237.916.639, tahun 2003 sebanyak Rp236.720.147, 2004 sebanyak Rp267.664.028, 2005 sebanyak Rp275.080.686, 2006 sebanyak Rp347.486.553, 2007 sebanyak Rp427.663.633, 2008 sebanyak Rp524.332.469.

Sementara pada 2009 sebanyak Rp1.386.613.398, 2010 sebanyak Rp2.020.636.168, 2011 sebanyak Rp2.480.188.873, 2012 sebanyak Rp7.650.019.636 dan 2013 sebanyak Rp8.213.469.765.

"Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) bersumber dari zakat pegawai, swasta, perusahaan, perorangan dan lainnya," katanya.

Kedepan, keinginan dan tekad dari pengurus dalam pemungutan zakat harus mampu menjangkau para muzaqi baik yang berada dikampung halaman maupun perantau.

"Jadi tidak hanya terkonsentrasi pengumpulan zakat terhadap kalangan PNS semata," tambahnya.

Untuk menepis krisis kepercayaan, pihaknya berharap kedepan juga terealisasi rencana dari pengurus Baznas Kabupaten Agam untuk melahirkan pembukuan zakat online melalui internet atau website.

"Selama ini, kondisi transparan dari pengurus Baznas Agam sudah teraplikasi media cetak atau elektronik," kata Isman Imran. (ari)


Pewarta : 127
Editor :
Copyright © ANTARA 2024