Chad Kirim Kendaraan Lapis Baja ke Kamerun
Sabtu, 17 Januari 2015 20:31 WIB
NDjamena, (Antara/AFP)- Belasan tank Chad meninggalkan ibu kota N-Djamena Jumat bergerak ke arah selatan menuju Kamerun untuk membantu memerangi gerilyawan Boko Haram Nigeria.
Konvoi, yang dilihat wartawan AFP, meninggalkan kota itu setelah parlemen Chad menyetujui pengiriman angkatan bersenjata ke Kamerun dan Nigeria untuk menggempur gerilyawan itu.
Ada rumor tank-tank itu menuju Baga, kota di pinggiran Danau Chad di mana sejumlah 2.000 orang dibunuh oleh gerilyawan itu dalam satu serangan 7 Januari yang disebut Menteri Luar Negeri AS John Kerry sebagai satu "kejahatan terhadap kemanusiaan".
Presiden Kamerun Paul Biya Kamis mengumumkan bahwa sejawatnya dari Chad Idriss Deby setuju mengirim "satu kontingen besar" pasukan untuk membantu angkatan bersenjata Kamerun, yang menghadapi serangan-serangan yang berulang-ulang dari Boko Haram.
Duta Besar Rusia untuk negara itu juga berjanji akan memasok Kamerun dengan senjata-senjata yang lebih modern untuk memerangi kelompok garis keras itu.
Pengiriman itu dilakukan saat ketua blok Afrika barat ECOWAS menyerukan tindakan lebih keras terhadap Boko Haram, yang telah menangguhkan kemungkinan satu KTT khusus Uni Afrika mengenai satu "rencana aksi untuk menangani secara permanen masalah teror di benua kita".
Presiden Ghana John Dramani Mahama mengatakan,"Kita tidak dapat berdiam diri, menunggu masyarakat internasional melakukan intervensi atas nama kita, tidak ketika saudara-saudara kita sedang dibunuh dan rumah-rumah mereka dibakar di jalan-alan dan desa-desa dan kota-kota.
Satu sumber yang dekat dengan militer Chad mengatakan pasukan mulai dipersiapkan bagi pemberangkatan itu pada Kamis.
Boko Haram berperang untuk mendirikan satu negara Islam di Nigeria timur laut di perbatasan dengan Chad, Kamerun dan Niger. Tetapi baru-baru ini memperluas serangannya ke negara-negara tetangga.
Kamerun mengeritik atas pasifnya pihak berwenang Nigeria dan tidak adanya reaksi internasional dalam menghadapi agresi Boko Haram.
Sejak Boko Haram mulai melakukan pemberontakan, sekitar 135.000 orang meninggalkan rumah-rumah mereka dari Nigeria timur laut, dan setidaknya 850.000 orang terlantar di wilayah itu.
Sejauh ini Chad terhindar, tetapi perbatasannya tidak jauh dari pangkalan-pangkalan kelompok garis keras Islam itu di negara bagian Borno.
Kedatangan pasukan Chad yang meningkat di wilayah itu untuk memerangi Boko Haram mungkin membuktikan bermanfaat dalam menghentikan serangan-serangan kelompok garis keras itu.
Setelah menyebut Boko Haram sebagai ancaman langsung pada "kepentingan vital", para pemimpin Chad segera bergerak mengirimkan kesatuan-kesatuan angkatan bersenjata yang kuat negara itu.
Pada tahun 2013 pasukan Chad menjadi sekutu kuat pasukan Prancis memerangi kelompok garis keras yang menguasai Mali utara, dan memainkan satu peran penting dalam melumpuhkan kelompok-kelompok garis keras ke daerah-daerah terpencil Sahel.
Salah satu dari tujuan-tujuan utama Chad bergabung dengan tetangga-tetangganya untuk mengusir Boko Haram dari kota Baga yang mereka serbu 7 Januari di tengah-tengah laporan penyiksaan-penyiksaan terburuk dalam pemberontakan enam tahun mereka.
Lebih dari 3.500 gedung di Baga dan daerah-daerah sekitarnya diperkirakan telah dibakar, dengan sekitar 2.000 orang dibunuh dan ratusuan orang lainnya ditanggakp.
"Boko Haram menculik setidaknya 300 wanita dan menahan mereka di satu sekolah di Baga," kata seorang wanita yang dikutip dalam satu pernyataan yang disiarkan Kamis oleh Amensti Internasional. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Pantang Pulang Sebelum Aceh Menyala, PLN UID Sumatera Barat Kirim Tim Tangguh Recovery Kelistrikan
22 December 2025 17:46 WIB
UM Natsir kirim relawan bencana fokuskan logistik, pendataan dan Trauma Healing
21 December 2025 8:11 WIB
Kirim 2,3 ton bantuan, Heli Caracal TNI AU tembus lereng bukit Nagari Sungai Limau Pesisir Selatan
19 December 2025 21:36 WIB
Kembali tunjukkan aksi solidaritas bencana Sumbar, Wako Ramlan kirim bantuan ke Malalak dan Pariaman
17 December 2025 16:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018