Mensos: Program Raskin akan Diredesain
Rabu, 14 Januari 2015 14:01 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan program bantuan beras untuk warga berpenghasilan rendah (raskin) akan didesain ulang atau "diredesain" sehingga ke depan penyalurannya akan lebih tepat sasaran.
"Berdasarkan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus ada redesain," kata Khofifah disela-sela meninjau pekerja migran bermasalah yang dirawat di RS Bhayangkara Polri Dr Sukanto Kramatjati Jakarta Timur, Rabu.
Khofifah menjelaskan, redesain tersebut antara lain validasi data. Kementerian Sosial mencoba membuat rencana terinci atau detil terkait data penerima raskin.
Selama yang terjadi di lapangan, raskin tidak tepat sasaran dan jumlah yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan yaitu 15 kilogram.
"Dari hasil temuan saya di lapangan, yang diterima tidak sampai 15 kg, ada yang tiga kg. Soalnya yang mestinya dapat raskin tidak dapat jadi diratakan akhirnya semua kebagian," kata Khofifah.
Misalnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, raskin biasa pembagiannya disebut "bagito" atau "bagi roto" sedangkan di Jawa Barat disebut "rasta" atau "beras merata".
"Ibaratnya kita di rumah sakit ada orang sakit dikasih dosis tertentu supaya sembuh, ada orang kurang mampu dosisnya 15 kg tapi dapat tiga kg, ini temuan di lapangan. Jadi ini sakitnya tidak sembuh," jelas Khofifah.
Menurut dia, untuk Januari dan Februari kemungkinan raskin masih akan disalurkan seperti biasa dan baru pada Maret redesain dilaksanakan.
Sebelumnya, pemerintah berencana menghapuskan program raskin dan mengganti dengan e-money (uang elektronik) karena raskin disebut banyak permasalahan dalam pelaksanaannya.
Penghapusan raskin tersebut akan dimulai pada 2015 sebagaimana dikatakan Menteri BUMN Rini M Soemarno pada November lalu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Vasko tegaskan Program TMMD bukan sekadar agenda rutin tapi berbasis kebutuhan masyarakat
12 February 2026 22:00 WIB
Beri pelayanan maksimal saat Ramadan, Bapenda Sumbar gagas Program Sajadah dan Sambako mudahkan bayar PKB
09 February 2026 17:20 WIB
Unand Fasilitasi Dosen Perkuat Jejaring Global SDGs di Konferensi Internasional Melalui Program EQUITY
08 February 2026 10:37 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018