Wanita Pembom Bunuh Diri Serang Kantor Polisi di Istanbul
Rabu, 7 Januari 2015 5:42 WIB
Istanbul, (Antara/Reuters) - Seorang wanita pembom bunuh diri meledakkan bom yang dibawanya di dalam satu kantor polisi di distrik Sultanahmet, Istanbul, Selasa, menewaskan seorang personil polisi dan mencederai seorang lainnya, kata gubernur kota itu dan media Turki.
Wanita itu berbicara dalam bahasa Inggris ketika masuk ke kantor polisi tersebut tetapi kebangsaan dan identitasnya belum diketahui, kata Gubernur Yasip Sahin kepada wartawan di tempat kejadian perkara.
Media Turki melaporkan salah satu personil polisi meninggal karena luka-luka yang dideritanya.
Sejauh ini belum segera ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab tetapi pemboman itu terjadi kurang lebih sepekan setelah kelompok DHKP-C yang beraliran kiri mengatakan pihaknya berada di belakang serangan granat atas polisi dekat kantor perdana menteri di Istanbul.
Polisi menutup jalan tempat serangan Selasa terjadi, di seberang alun-alun museum Aya Sofya dan Masjid Biru dan dekat Basilica Cistern, destinasi turis di dalam salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia.
Alat transportasi publik beroperasi kembali setelah ditutup sebentar dan beberapa turis, yang memberanikan diri berwisata walau salju turun, masih berjalan-jalan di sekitar alun-alun Sultanahmet.
Fron-Partai Pembebasan Rakyat Revolusioner (DHKP-C) telah memperingatkan akan ada serangan-serangan lagi setelah serangan Kamis lalu. Seorang pria yang membawa senjata otomatis ditahan dekat Istana Dolmabahce era Ottoman.
Kelompok itu juga berada di belakang satu bom bunuh diri di Kedutaan Besar Amerika Serikat tahun lalu dan juga serangan-serangan atas kantor-kantor polisi Turki.
Turki menghadapi ancaman-ancaman keamanan lain. Beberapa ribu pejuang asing yang ikut dalam jajaran militan Negara Islam di Suriah dan Irak, tetangga Turki, telah masuk melalui Turki, menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka dapat kembali dan menyerang di kawasan Turki.
Juga terjadi bentrokan-bentrokan di bagian tenggara Turki yang dihuni suku Kurdi dalam beberapa pekan antara para anggota dan pemuda partai Islam Kurdi yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK), yang juga melancarkan serangan-serangan di kota di masa lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di sepeda motor pembom bunuh diri Polrestabes Medan, polisi temukan peluru Kaliber 22
14 November 2019 13:44 WIB, 2019
Pembom bunuh diri Polrestabes Medan ternyata mahasiswa, berinisial RMN
13 November 2019 15:41 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018