Kiev dan Pemberontak Pertukarkan Ratusan Tawanan
Sabtu, 27 Desember 2014 21:34 WIB
Kostyantynivka, (Antara/AFP) - Ukraina dan para pemberontak pro Rusia Sabtu siap merampungkan pertukaran ratusan tawanan sebagai bagian dari dorongan baru bagi perdamaian kendati Kiev memutus hubungan transportasi penting ke Krimea yang memisahkan diri.
Pertukaran tawanan itu mulai berlangsung Jumat di satu tempat gelap dan terisolasi di Donetsk, benteng pemberontak, di bagian timur Ukraina, sementara para perunding dari kedua pihak mengadakan pembicaraan video di Skype untuk menghidupkan kembali negosiasi yang terkendala.
Sebanyak 222 gerilyawan dan 145 prajurit Ukraina dipertukarkan. Lima prajurit lagi akan diserahkan ke Ukraina Sabtu dari Provinsi Lugansk, yang juga memisahkan diri dan merupakan tetangga Donetsk, kata seorang wanita juru bicara pemberontak.
Pembicaraan itu yang dimediasi oleh perutusan Eropa dan Rusia di Minsk, ibu kota Belarusia, Rabu diharapkan memuluskan jalan bagi babak akhir Jumat dan penandtanganan persetujuan perdamaian komprehensif.
Tetapi sesi Rabu terganggu setelah pembicaraan lima jam dengan hanya satu perjanjian yang tercapai yakni pertukaran tawanan, dari empat butir masalah yang diagendakan.
Dan penangguhan layanan semua bus dan kereta api oleh Ukraina ke Krimea Jumat -- keputusan yang dibuat dengan menyebut alasan keamanan yang secara efektif memutus semenanjung yang berpenduduk 2,3 juta jiwa dari daratan -- ditambahkan ke dalam bahan perundingan yang alot.
Konferensi-konferensi video, yang dijadwalkan berlanjut Sabtu, sejauh ini gagal menghasilkan tanggal baru bagi pembicaraan langsung. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018