Tirana, (Antara/Xinhua-OANA) - Partai Demokratik, yang beroposisi di Albania, telah mengakhiri boikot parlemennya yang berlangsung selama hampir empat bulan, demikian laporan media setempat pada Rabu (24/12). "Kami kembali agar parlemen bisa menjadi kuil demokrasi," kata Edi Paloka, anggota senior Partai Demokratik di parlemen. Partai oposisi tersebut memulai boikot mereka pada 1 September guna melancarkan protes setelah dua anggota parlemen dari Partai Sosialis, yang memerintah, diduga menyerang seorang anggota Partai Demokratik. Kebuntuan itu dapat diselesaikan dengan bantuan dua anggota dewan legislatif Eropa --Knut Fleckenstein dan Eduard Kukan, kata harian Albania Daily News. "Satu-satunya yang kami tuntut ialah partai yang memerintah tidak berpura-pura tidak mengetahui apa yang dituntut oleh oposisi," kata Paloka, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis. Pemerintah pimpinan Perdana Menteri Edi Rama menguasai 84 kursi di parlemen, yang memiliki 140 anggota. (*/sun)