Pembangunan IGD dan Poliklinik RSUD Lubukbasung Dikebut
Sabtu, 22 Desember 2012 19:30 WIB
Lubukbasung, Sumbar, (ANTARA) - Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dikebut untuk mengejar penyelesaian sebelum berakhirnya kontrak pada 25 Desember 2012.
Direktur RSUD Lubukbasung Hendri Rusdian, Sabtu, mengatakan pekerjaan sedang dikebut sehingga sebelum kontrak kerja berakhir bangunan ini sudah selesai.
"Ini merupakan hasil peninjauan dan laporan dari tim pengawas lapangan kepada saya," kata Hendri Rusdian.
Saat ini, tambah dia, pembangunan IGD dengan biaya Rp2,4 miliar dari Dana Alokasi Khusus ini, sedang dalam proses membersihkan sisa material dan pada Senin (24/12) semuanya sudah siap dan tinggal serah terima.
Namun, pembangunan Poliklinik dengan biaya Rp800 juta masih dalam pengerjaan dan diharapkan selesai tepat waktu.
Ia menambahkan, untuk pengadaan mobiler IGD dan Poliklinik ini pihaknya telah menganggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam 2013 sebesar Rp300 juta.
Mudah-mudahan pengadaan mobiler ini secepatnya dilakukan, sehingga IGD dan Poliklinik bisa digunakan pada 2013. (ari/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Viral pelayanan IGD berbatas waktu di Solok, Pemkot Bukittinggi pastikan layanan 24 jam di RSUD
17 June 2021 15:40 WIB, 2021
Kasus positif COVID-19 bertambah, layanan IGD-poliklinik RS Yarsi Simpang Empat ditutup sementara
09 October 2020 15:02 WIB, 2020
Pemkab Pasaman Barat tutup layanan IGD dan Poliklinik RSUD akibat COVID-19
29 August 2020 17:11 WIB, 2020
RSUD Pariaman tutup layanan di IGD karena seorang petugas medis positif COVID-19
25 August 2020 18:01 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018