EU Pelajari Keputusan Pengadilan Cabut Hamas dari Daftar Teroris
Kamis, 18 Desember 2014 5:31 WIB
Brussels, (Antara/KUNA-0ANA) - Uni Eropa Rabu mengatakan menghormati keputusan Pengadilan Uni Eropa yang disampaikan hari ini di Luxembourg untuk membatalkan tindakan terhadap Hamas, yaitu penunjukan Hamas sebagai organisasi teroris dan pembekuan dana Hamas.
"Putusan hukum ini jelas didasarkan pada alasan prosedural dan tidak menyiratkan penilaian oleh Pengadilan alasan substantif untuk penunjukan Hamas sebagai organisasi teroris.
"Ini adalah keputusan hukum pengadilan, bukan keputusan politik yang diambil oleh pemerintah Uni Eropa. Uni Eropa terus menegakkan prinsip-prinsip Kuartet," kata Catherine Ray, juru bicara Perwakilan Tinggi Uni Eropa Federica Mogherini, dalam satu pernyataan.
"Lembaga-lembaga Uni Eropa sedang mempelajari dengan seksama putusan dan akan memutuskan pada pilihan yang terbuka bagi mereka.
"Mereka akan, pada waktunya, mengambil tindakan perbaikan yang tepat, termasuk banding akhirnya keputusan itu. Dalam kasus banding tindakan pembatasan tetap dilakukan," tambahnya.
Sementara itu, Parlemen Eropa Rabu memberikan suara mendukung pengakuan negara Palestina. Sebanyak 498 anggota parlemen memberikan suara mendukung dibanding 88 menolak. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota dorong ASN Sawahlunto pelajari karakteristik program Presiden dan Kementerian
25 October 2025 13:19 WIB
Kemenbud pelajari Tabuik Pariaman untuk diusulkan warisan tak benda ke UNESCO
06 July 2025 20:38 WIB
Pemkot Pekanbaru pelajari Sistem Tata Kelola Pemerintahan Bukittinggi
11 February 2025 14:17 WIB, 2025
KPPU Wilayah I pelajari pengadaan bahan baku program tiga juta rumah
29 January 2025 15:29 WIB, 2025
Pemnag Jambak Pasaman Pelajari Usaha Penyediaan Air kepada Bumnag Lumpo Pesisir Selatan
04 January 2025 7:33 WIB, 2025
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018