Polisi Tiongkok Cari Pengantin Vietnam yang Hilang
Jumat, 12 Desember 2014 6:18 WIB
Shanghai, (Antara/Reuters) - Polisi di Tiongkok utara sedang menyelidiki hilangnya lebih dari 100 wanita Vietnam yang telah dijual sebagai istri untuk para pria Tionghoa melalui makelar yang juga hilang, kata surat kabar China Daily Kamis.
Para wanita itu menghilang dari kota Handan di Provinsi Hebei dekat Beijing pada akhir November, dan seorang pejabat tak dikenal
dicurigai atas hilangnya para perempuan tersebut, menurut surat kabar itu.
Sejak awal tahun ini, seorang wanita dari Vietnam yang
menikah dengan seorang pria lokal dan telah tinggal di negara itu selama sekitar 20 tahun, mengatakan dia bisa memperkenalkan para bujangan dengan pengantin Vietnam.
"Jika mereka saling menyukai, orang itu akan membayar ... sejumlah uang berdasarkan berapa usia calon mempelai lelaki dan wanita itu, dan maka mereka bisa menikah," kata laporan itu.
Seorang pria, yang kata surat kabar itu membayar 115.000 yuan (18,580 dolar AS) untuk pengantin, diberitahu oleh broker ayah mertua dia pergi ke luar negeri untuk mengatur izin tinggal bagi pengantin Vietnam sehingga mereka bisa menetap di Tiongkok.
Pejabat tak dikenal itu mengatakan pengantin membeli telah menjadi "tradisi lokal" di daerah pedesaan.
Surat kabar itu mengutip polisi Handan mengatakan bahwa layanan perjodohan internasional dan broker pernikahan lintas batas ilegal, dan kasus ini mungkin terkait dengan perdagangan manusia.
Satu rujukan budaya bagi anak laki-laki ditambah dengan
kebijakan satu anak di Tiongkok telah menciptakan kesenjangan lebar gender yang telah membuat sulit bagi beberapa orang untuk menikah.
Tingkat kelahiran resmi untuk anak sulung menunjukkan 118 anak laki-laki untuk setiap 100 anak perempuan, dibanding terhadap 113 anak laki-laki untuk 100 perempuan empat tahun lalu, menurut satu pengawas hak perempuan PBB. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Bukittinggi terima kunjungan Konjen Tiongkok, bahas kerjasama pariwisata dan ekonomi
22 October 2025 12:00 WIB
Imigrasi Agam serahkan Tersangka warga Tiongkok ke Kejari Pasaman Barat
13 July 2023 11:05 WIB, 2023
Imigrasi Agam amankan delapan warga Tiongkok ilegal, satu ditetapkan tersangka
26 May 2023 12:34 WIB, 2023
Perekonomian Tiongkok dibuka, IMF naikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global jadi 2,9 persen
31 January 2023 10:57 WIB, 2023
IHSG awal pekan diproyeksikan melemah di tengah penantian data ekonomi Tiongkok
18 April 2022 10:52 WIB, 2022
Jawaban Luhut ketika Tesla menyatakan berniat kembali investasi di Indonesia
25 March 2022 6:17 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018