Sudan Uji Coba Lima Varian Padi Indonesia
Selasa, 2 Desember 2014 6:12 WIB
Kairo, (Antara) - Kementerian Pertanian dan Irigasi Sudan melakukan uji coba penanaman lima varian padi dari Indonesia di Gedarif State, Sudan.
Uji coba penanaman lima varian padi dari Indonesia ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama pertanian Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian dan Irigasi Sudan, kata siaran pers KBRI Khartoum, Senin.
Disebutkan, uji coba penanaman varian padi Indondesia tersebut merupakan realisasi dari Nota Persepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Indonesia-Sudan di bidang pertanian 2002, Agreed Minutes di bidang pertanian 2007 dan Joint Technical Committee di bidang pertanian dan peternakan 2013.
Luas lahan uji coba lima varian padi itu sekitar lima hektare, yang penanamannya dilakukan pada pertengahan Juli 2014 dan panen perdana mulai 2 November 2014.
"Jumlah produksi belum diketahui karena masih dalam proses panen perdana," kata Suaib Taher, staf KBRI Khartoum yang dikonformasi Antara dari Kairo.
Menurut Suaib, hasil panen dua dari lima jenis padi, yaitu inpago-19 dan inpari-17 sangat memuaskan, namun tiga varian lainnya dinilai belum memuaskan.
"Beberapa investor Sudan telah menyatakan minat mereka untuk mengembangkan varian padi Indonesia tersebut," katanya.
Panen perdana itu dihadiri sekitar 100 orang dari kalangan pejabat, peneliti dan investor Sudan, di samping Duta Besar RI untuk Sudan dan Eritrea, Burhanuddin Badruzzaman.
Dijelaskan, dalam kerangka kerja sama tersebut, Kementerian Pertanian RI juga menghibahkan sejumlah peralatan pertanian kepada Kementerian Pertanian dan Irigasi Sudan serta mengirimkan tenaga teknis untuk memberikan pelatihan di bidang perakitan, pengoperasian dan perawatan peralatan pertanian.
Ketika penyerahan hibah peralatan pertanian pada 26 November 2014 di Masaad for Transfer Technology and Train Center, Wad Madani, Gezira State, Dubes Burhanuddin menyampaikan bahwa hibah peralatan pertanian tersebut mencerminkan keinginan kuat Indonesia untuk melakukan alih teknologi pengembangan varian padi Indonesia di Sudan.
"Pengembangan varian padi Indonesia ini diharapkan dapat menopang ekonomi Sudan, baik untuk memenuhi kebutuhan beras lokal maupun ekspor," demikian Dubes Burhanuddin Badruzzaman. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Untuk pertama kalinya, uji kompetensi wartawan, digelar di Limapuluh Kota
13 December 2025 19:55 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018