Uruguay Kutuk Kejahatan ISIS di Suriah dan Irak
Sabtu, 22 November 2014 20:42 WIB
Montevideo, (Antara/SANA-0ANA) - Uruguay Jumat mengutuk keras kejahatan kelompok garis keras Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kedua negara, merujuk terutama pemenggalan baru-baru ini terhadap korban penculikan warga Suriah dan Amerika yang dilakukan oleh ISIS.
Dalam satu pernyataan, Kementerian Luar Negeri Uruguay meminta PBB untuk mengambil tindakan untuk menghentikan kejahatan brutal ISIS yang telah menyebabkan penderitaan ribuan orang.
Pernyataan itu menegaskan bahwa strategi terorisme yang diikuti ISIS bertujuan mengintimidasi warga sipil di Suriah dan Irak, dan menyerang siapa pun yang tidak setuju dengan itu tanpa menghormati hak-hak dasar warga atau hukum internasional.
Uruguay memperingatkan dalam laporan dampak buruk aksi ISIS pada stabilitas seluruh Timur Tengah, menekankan bahwa organisasi teroris merupakan ancaman bagi masyarakat internasional, demokrasi dan hak asasi manusia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aliansi Peradaban PBB kutuk pembakaran Al Quran di Swedia, sebut sebagai tindakan keji
24 January 2023 6:02 WIB, 2023
LPOI dan LPOK kutuk keras aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia
23 January 2023 16:37 WIB, 2023
Pakistan bergabung dengan negara-negara muslim kutuk serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
08 August 2022 13:49 WIB, 2022
Pasar Bawah Bukittinggi diduga sengaja dibakar OTK, Wako Erman Safar kutuk pelaku jika terbukti (Video)
24 November 2021 13:57 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018