Iran Bantah Pakar Nuklirnya Tewas di Suriah
Kamis, 13 November 2014 5:58 WIB
Teheran, (Antara/AFP) - Iran Rabu membantah satu laporan bahwa salah satu ilmuwan nuklirnya tewas dalam penyergapan di dekat ibukota Suriah, sekutunya, yang dilanda perang.
"Tidak ada ilmuwan nuklir Iran di Suriah," kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hassan Ghashghavi, seperti dikutip oleh kantor berita negara IRNA.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, satu kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan lima insinyur nuklir, termasuk dari Iran, tewas Minggu ketika penyerang tak dikenal menyerang bus mereka di utara Damaskus, dekat pusat penelitian di mana mereka bekerja.
Iran mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad yang sejak Maret 2011 menghadapi pemberontakan bersenjata yang bertujuan untuk menggulingkan rezimnya, tetapi menyangkal menyediakan kekuatan dengan dukungan militer.
Hal ini dalam pembicaraan dengan kekuatan dunia yang prihatin atas program nuklir Iran, meskipun Teheran bersikeras itu program tersebut adalah digunakan murni untuk keperluan sipil dan tidak bertujuan untuk membangun bom. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018