Pemboman di Libya Timur Saat Pemerintah Bertemu Utusan PBB
Senin, 10 November 2014 11:43 WIB
Benghazi, (Antara/AFP) - Sebuah bom meledak Minggu di dekat markas pemerintah di Libya timur ketika perdana menteri bertemu dengan utusan Perserikatan Bangsa Bangsa di sana, kata seorang pejabat.
Tidak ada korban.
Perdana Menteri Abdullah al-Thani dan pemerintah sementaranya bertemu dengan Utusan PBB Bernardino Leon "ketika ledakan kecil terjadi" di dekat gedung, kata Hassan al-Sghaier, menteri urusan luar negeri, kepada kantor berita resmi LANA.
Sghaier menjelaskan ledakan itu sebagai "insiden teroris". Dia mengatakan tidak ada seorang pun yang terluka dalam ledakan di kota timur jauh Shahat itu.
Tiga tahun setelah diktator Moamer Gaddafi digulingkan dan dibunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO, Libya kini dibanjiri dengan senjata dan milisi yang kuat, dan menjalankan pemerintah dan parlemen saingan.
Perebutan kekuasaan memburuk pada Kamis, ketika pengadilan tertinggi mengeluarkan putusan membatalkan parlemen yang diakui secara internasional terpilih pada 25 Juni.
Parlemen baru memberhentikan keputusan tersebut, mengatakan hal itu telah dilakukan "di bawah ancaman senjata".
Misi PBB di Libya, yang telah mencoba untuk menengahi kesepakatan politik untuk mengakhiri kekerasan di negara kaya minyak itu, mengatakan pada Kamis akan mempelajari keputusan pengadilan secara cermat.
Dalam satu pernyataan, ia mendesak semua pihak "untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menghentikan mengambil tindakan apapun yang akan meningkatkan polarisasi yang ada atau menghasilkan
kerusakan lebih lanjut dari situasi keamanan".
Parlemen baru dan pemerintah Thani keduanya memiliki dukungan internasional dan telah memusatkan diri di timur terpencil di negara Afrika Utara itu untuk alasan keamanan.
Pada Agustus legislatif dan pemerintah mendirikan markas sementara
di Tobruk setelah milisi Islam, yang menguasai sebagian besar kota kedua Benghazi, menyerbu ibu kota Tripoli.
Pemerintah sejak itu pindah dari Tobruk ke kota terdekat Shahat. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018