Tujuh Tentara, Satu Sipil Tewas di Ukraina Timur
Jumat, 31 Oktober 2014 7:34 WIB
Kiev, (Antara/AFP) - Tujuh tentara Ukraina tewas pada hari terakhir pertempuran dengan pemberontak pro-Rusia di timur negara itu,
kata militer Kamis, jumlah korban harian terbesar dalam lebih dari dua pekan.
"Selama 24 jam terakhir, kami telah kehilangan tujuh prajurit, 11 terluka," kata Juru bicara militer Ukraina Andriy Lysenko kepada wartawan.
Setelah ketenangan dalam pertempuran pada akhir pekan, ketika Ukraina mengadakan pemilihan parlemen, Kiev menuduh pemberontak menyerang posisi mereka selama tiga hari terakhir.
Lysenko mengatakan pemberontak yang paling aktif di selatan wilayah Donetsk, di mana Kiev masih menguasai pusat industri besar Mariupol, sebuah kota pelabuhan di laut Azov.
Angka terbaru menempatkan kerugian militer Kiev pada 160 sejak penandatanganan gencatan senjata 5 September yang goyah dengan pemberontak.
Secara keseluruhan, lebih dari 3.700 orang - kebanyakan warga sipil - telah tewas sejak mulai pertempuran April, menurut perkiraan PBB.
Gubernur-Kiev pro wilayah Lugansk, salah satu dari dua daerah di mana separatis menyatakan "republik rakyat" merdeka, mengatakan Kamis bahwa serangan pemberontak terhadap desa Novotoshkivske barat Lugansk menewaskan seorang warga sipil.
"Ada warga sipil terluka, satu orang meninggal, dan beberapa bangunan hancur," kata Gubernur Gennadiy Moskal dalam satu pernyataan.
Serangan juga mencapai reservoir di Gorlivka, sebuah kota yang dikuasai pemberontak di Wilayah Donetsk, melukai dua orang, menurut utilitas air perusahaan daerah. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko bersama Kodaeral II Padang gelar kegiatan bakti sosial dan kesehatan
02 October 2025 18:16 WIB
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko dan Kodaeral II Padang akan gelar kegiatan bakti sosial
22 September 2025 19:39 WIB
Benarkah dugaan 2 eks tentara Israel kelola vila di Bali? Imigrasi lakukan cek
06 August 2025 22:37 WIB
Tentara yang ikuti operasi militer Rusia ternyata sudah dipecat karena disersi
10 May 2025 23:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018