DPP Organda Adakan Mukernas November 2014
Sabtu, 11 Oktober 2014 18:10 WIB
Jakarta, (Antara) - Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Gabungan Angkutan Darat (DPP Organda) akan menyelenggarakan musyawarah kerja nasional (mukernas) pada 16-18 November 2014 di Semarang, Jawa Tengah.
"Tujuan mukernas ini adalah untuk menciptakan suatu platform baru dengan banyaknya biaya-biaya yang tambah tinggi kenaikannya, contohnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tinggi sehingga kenaikan spare part ini dalam satu tahun terakhir ini antara 15 persen sampai 30 persen," kata Ketua DPP Organda Eka Sari Lorena di Jakarta, Sabtu.
Eka mengatakan, pada mukernas tersebut akan dibahas sejumlah hal yang berhubungan dengan bidang transportasi saat ini salah satunya ialah rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah yang baru.
"Banyak Organda menolak (kenaikan harga BBM) untuk angkutan umum plat kuning jangan naik BBM-nya," katanya.
Dia menuturkan agenda lain yang akan dibahas dalam mukernas tersebut tentang muatan angkutan berlebih.
Selama ini, kata dia, kebijakan tentang muatan angkutan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat adalah jangan lebih dari 25 persen namun di daerah aturan tersebut banyak dilanggar.
"Yang melanggar peraturan silakan ditangkap, tetapi saya bilang tolong dong peraturan daerah yang mengizinkan boleh ada dispensasi kelebihan angkutan ya dicabut dong," katanya.
Ia menambahkan, permasalahan tentang angkutan liar yang keberadaan sudah mengambil 30 persen dari angkutan umum resmi juga akan masuk dalam agenda Mukernas tersebut.
"Angkutan liar akan dibicarakan lagi karena sudah merata di mana-mana di daerah perkotaan. Itu berbahaya, angkutan liar tidak menggunakan izin bisa semena-mena rutenya," kata dia. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018