DJSN: Fasilitas Kesehatan Harus Dipastikan Siap SJSN
Senin, 17 Desember 2012 13:46 WIB
Jakarta, (ANTARA) - Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Chazali Z Situmorang mengatakan kesiapan fasilitas kesehatan harus dipastikan dalam penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
"Fasilitas kesehatan harus siap, kalau tidak SJSN hanya akan jadi 'omong doang'. Kesiapan fasilitas kesehatan harus segera diselesaikan termasuk dalam hal infrastruktur," kata Chazali Z Situmorang di Jakarta Senin.
Chazali Z Situmorang menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional "Optimisme Menuju Pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)" yang diadakan di Auditorium Adhiyana, Wisma ANTARA, Jakarta dalam rangka hari ulang tahun ke-75 Perum LKBN ANTARA.
Menurut Chazali, penyelenggaraan jaminan sosial perlu banyak melibatkan rumah sakit swasta. Sebab, kata dia, lebih banyak rumah sakit swasta dibandingkan rumah sakit pemerintah.
"Dari 2.075 rumah sakit, rumah sakit pemerintah hanya 812 atau 39,1 persen. Sedangkan rumah sakit swasta sebanyak 1.263 atau 60,9 persen," tuturnya.
Menurut Rancangan Peraturan Presiden tentang Jaminan Kesehatan, fasilitas kesehatan milik pemerintah harus otomatis ikut dalam penyelenggaraan jaminan sosial. Sedangkan fasilitas kesehatan swasta diberi pilihan untuk bekerja sama.
"Perjanjian kerja sama harus dilakukan secara tertulis. Besarnya pembayaran berdasarkan kesepakatan antara BPJS Kesehatan dengan Asosiasi Fasilitas Kesehatan dengan mengacu standar tarif yang ditentukan Menteri Kesehatan," tuturnya.
Dia mengatakan bila tidak ada kesepakatan antara BPJS dan asosiasi, maka besaran pembayaran akan ditentukan oleh Menteri Kesehatan.
"Fasilitas kesehatan harus dibayar oleh BPJS dalam waktu 15 hari sejak diklaim. Besaran pembayaran akan ditinjau setiap dua tahun," ucapnya.
Selain Chazali Z Situmorang, pembicara lain dalam seminar itu adalah Direktur Utama PT Jamsostek Alvyn G Masasya, Presidium Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Sebagai pembicara kunci adalah Deputi Koordinasi Bidang Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat Kemenkokesra Adang Setiyana dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Freddy H Tulung. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fasilitas Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat mulai dibangun tahun ini
02 January 2026 18:10 WIB
Fasilitas wisata di Pulau Angso Duo Pariaman rusak akibat bencana hidrometeorologi
24 December 2025 16:11 WIB
Pemkab Agam butuh Rp1,17 triliun perbaiki fasilitas yang rusak dampak bencana
22 December 2025 12:16 WIB
Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh
21 December 2025 13:16 WIB
Agam butuhkan Rp741,54 miliar perbaiki fasilitas rusak dampak bencana hidrometeorologi
16 December 2025 9:38 WIB
Nurfaisha : BPJS Kesehatan Mempermudah Peserta Mendapatkan Pelayanan di Fasilitas Kesehatan
04 November 2025 12:48 WIB
Hasil evaluasi dan penguatan fasilitas, keluhan masyarakat terhadap RSUD Sawahlunto terus menurun
27 October 2025 15:21 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018