Kasus Virus Corona Mers Baru Dideteksi di Arab Saudi
Senin, 6 Oktober 2014 13:56 WIB
Riyadh, (Antara/KUNA-0ANA) - Satu kasus Sindrom Pernafasan Coronavirus baru Timur Tengah dilaporkan di kota Taif, Arab Saudi, namun tidak ada kematian telah dikonfirmasi, menurut statistik terbaru oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Seorang pria Saudi terinfeksi virus, memimpin jumlah orang yang terinfeksi menjadi ke-756 sejak muncul pada tahun 2012, kata Kementerian dalam satu pernyataan, Minggu.
Setidaknya 320 orang terinfeksi meninggal, namun 427 lainnya pulih kembali dan tujuh lainnya masih dirawat, tambahnya.
Sebelumnya pada hari itu, Wakil Kepala Komando Departemen Kesehatan dan Pusat Kontrol Dr Anis Sinaidy mengumumkan, bahwa tidak ada kasus yang dikonfirmasi dari virus Corona itu, maupun kecurigaan virus Ebola di antara para peziarah.
Dia menunjukkan bahwa ada dugaan 134 kasus Corona namun semuanya telah terbukti negatif. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perbedaan signifikan klinis antara kucing dan anjing terinfeksi rabies
23 January 2025 15:37 WIB, 2025
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018