PM Selandia Baru Umumkan Kemenangan Pemilu
Sabtu, 20 September 2014 20:01 WIB
Wellington, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Selandia Baru John Key mengatakan Sabtu ia sangat gembira setelah menang telak dalam pemilihan umum dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin negara Pasifik Selatan itu.
"Saya sangat gembira, ini malam yang luar biasa," kata pemimpin partai kanan-tengah Partai Nasional tersebut.
Key menegaskan popularitasnya di kalangan warga Selandia baru dan meningkatkan perolehan suara meskipun kampanye yang hiruk-pikuk ditandai dengan tuduhan adanya trik-trik kotor dan aksi mata-mata.
Partai berusia 53 tahun itu meraih 61 dari 121 kursi parlemen, dan menjadikan Key sebagai pemimpin pertama Selandia Baru yang bisa memerintah dengan kekuasaan sendiri, sejak negara tersebut memperkenalkan pemungutan suara proporsional pada 1996.
"Ini adalah kemenangan bagi mereka yang memiliki keyakinan," katanya kepada para pendukungnya yang meneriakkan "Tiga tahun lagi."
"Ini adalah kemenangan untuk mereka yang menolak dialihkan perhatiannya dan tahu bahwa suara bagi Partai Nasional adalah suara untuk masa depan yang lebih baik."
Pemimpin oposisi David Cunliffe segera mengakui kekalahannya.
"Kami tidak akan bisa membentuk sebuah pemerintahan," kata Cunliffe kepada para pendukung Partai Buruh saat Partai Nasional sudah mengantongi sekitar 48 persen suara.
"Saya sudah menelpon John Key serta mengucapkan selamat, dan mengakui bahwa ia akan tetap menjadi perdana menteri Selandia Baru."
Kekalahan ini merupakan kekalahan Partai Buruh untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, dengan dukungan suara 25 persen, turun sekitar sepertiga dari dukungan 12 bulan sebelumnya saat Cunliffe menggantikan David Shearer sebagai pemimpin partai.
Cunliffe mengatakan ia tidak akan mengundurkan diri meski hasil pemilu partainya jeblok, dan mengatakan bahwa partai perlu "melakukan refleksi dengan sangat, sangat hati-hati," mengenai hal-hal yang menyebabkan kekalahan.
Ini adalah kampanye "yang dilanda politik kotor dan pertunjukan tambahan yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan potensial di tingkat tertinggi yang masih akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk terungkap," katanya. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menlu RI-Selandia Baru berkomunikasi terkait pembebasan pilot Susi Air yang disandera KKB Papua
11 March 2023 6:06 WIB, 2023
Panglima TNI Yudo Margono tolak tawaran bantuan Selandia Baru cari pilot Susi Air
08 March 2023 20:43 WIB, 2023
Takluk 1-2 dari Selandia Baru, Shin akui ada masalah penyelesaian akhir di timnas U-20
20 February 2023 6:28 WIB, 2023
Kosta Rika amankan tiket terakhir Piala Dunia 2022 usai kalahkan Selandia Baru
15 June 2022 7:20 WIB, 2022
AS larang warganya ke Hong Kong, Selandia Baru dan Thailand karena COVID-19
08 March 2022 13:39 WIB, 2022
Selandia Baru bantu Rp15 miliar untuk penanggulangan COVID-19 di Indonesia
22 July 2021 12:58 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018