Uni Eropa Pertimbangkan Larangan Perjalanan Menhan Rusia
Jumat, 5 September 2014 7:32 WIB
Brussels, (Antara/AFP) - Uni Eropa mungkin mengenakan satu larangan perjalanan terhadap Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu sebagai bagian dari paket baru sanksi-sanksi atas krisis di Ukraina, kata sumber-sumber Kamis.
Kelompok 28 negara itu diatur untuk memutuskan Jumat mengenai tindakan-tindakan ekonomi terbaru dan lain-lain terhadap Moskow atas tuduhan bahwa Rusia telah mengirim pasukan dan senjata untuk
mendukung pemberontak Ukraina.
"Nama menteri-menteri dibahas" oleh para duta besar di Brussels yang mempertimbangkan sanksi-sanksi, kata sumber Eropa kepada AFP, mengacu pada Shoigu.
Satu sumber diplomatik kedua juga menegaskan bahwa menteri pertahanan Rusia sedang dipertimbangkan.
Secara total, Uni Eropa melihat memaksakan larangan perjalanan atas 20 orang yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, kata sumber tersebut.
Para pemimpin Eropa memerintahkan pejabat-pejabat pada pertemuan puncak Sabtu untuk menyusun sanksi-sanksi baru dalam waktu sepekan, dan kepala diplomatik Uni Eropa mendatang Federica Mogherini
mengatakan, mereka akan memutuskan langkah-langkah pada Jumat.
Mereka diharapkan untuk memperkuat sanksi-sanksi yang menyangkut penargetan jasa keuangan Rusia, layanan keuangan, teknologi industri minyak, dan penjualan senjata dan "penggunaan ganda" barang yang dapat dipakai baik militer maupun peran sipil.
Sanksi-sanksi Uni Eropa sejauh ini ditargetkan pada sekitar 100 orang Rusia dan sejumlah Ukraina, termasuk Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin.
Negara-negara Barat menuduh Rusia mengirim pasukan untuk mendukung kontra-ofensif pemberontak pro-Kremlin dalam tahap terakhir dari lima bulan konflik yang telah merenggut hampir 2.600 nyawa itu. Tetapi Moskow membantah tuduhan itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengusaha sawit nyatakan siap hadapi EUDR, tantangan utama ada di tingkat petani
28 October 2025 21:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018