Tentara AL Sejumlah Negara Belajar Batik Bogor
Senin, 1 September 2014 19:10 WIB
Bogor, (Antara) - Sejumlah tentara Angkatan Laut dari sembilan negara belajar membantik di Lembaga Pelatihan dan Keterampilan (LKP) Batik Bogor Tradisiku, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin.
"Tentara Angkatan Laut ini belajar membantik menggunakan canting. Mereka belajar dalam rangka bagian dari pengenalan budaya Indonesia yang diajarkan di Sekolah Komando Angkatan Laut Indonesia," kata Siswaya pemilik LKP Batik Bogor Tradisiku.
Menurut Siswaya, kegiatan pelatihan batik untuk tentara-tentara bukan yang pertama kali dilakukan pihak. Hampir semua kesatuan mulai dari Angkatan Darat hingga Angkatan Udara pernah belajar membantik di Batik Bogor Tradisiku.
Dalam pelatihan tersebut, lanjut Siswaya, para tentara dikenalkan mengenai batik, mulai dari penjelasan apa itu batik tulis, batik cetak, hingga printing.
"Mereka dibekali satu helai sapu tangan yang akan dilukis oleh masing-masing tentara sesuai dengan arahan yang diberikan," kata Siswaya.
Para tentara AL yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Komando Angkatan Laut Indonesia tersebut berasal dari USA, Qatar, Malaysia, Korea, Vietnam, Singapura, Australia, dan Thailand.
Selain belajar mengenal tentang Indonesia, kata dia, mereka juga belajar mengenal budaya, bahasa, dan kesenian dari Tanah Air.
Pelatihan membantik yang dijalani para tentara AL dari sejumlah tegara tersebut diikuti secara serius oleh seluruh peserta.
Menurut salah seorang tentara AL dari Australia, belajar membuat batik dirinya mendapatkan pembelajaran untuk menghargai seni dan tradisi budaya Indonesia.
"Pantas kenapa batik itu mahal harganya karena dibuat dengan ketelitian, ketekunan, keindahan, dan prosesnya tidak mudah. Dari batik jadi belajar menghargai karya seni, khususnya batik," kata tentara Angkatan Laut dari Australia tersebut.
Sementara itu, koordinator pelaksana kegiatan Letkol Anang mengatakan bahwa kegiatan membatik adalah salah satu bagian dari rangkaian pelatihan mengenal budaya Indonesia untuk para tentara AL yang sedang mengikuti pendidikan Sesko AL.
Menurut Siswaya, pengenalan batik di kalangan militer menunjukkan bahwa batik telah dikenal di semua kalangan, terlebih batik bogor yang perjalanan terbentuknya masih relatif cukup baru dibanding batik yang berasal dari Jawa.
Siswaya berharap, melalui pelatihan yang diberikan oleh lembaganya, dapat memperluas dan mengenalkan batik, khususnya batik bogor, agar dapat menambah khazanah batik di Tanah Air, serta menghidupkan geliat batik di kalangan masyarakat guna menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
"Bahwa batik itu tidak hanya ada di Jawa, tetapi juga di Bogor juga sudah ada batik," kata Siswaya yang juga pelopor terciptanya batik khas Bogor. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Yayasan Al-Azhar BSD salurkan bantuan bagi korban bencana di Padang Panjang
24 January 2026 11:26 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
PT BSS Pasaman Barat serahkan bantuan biaya pemeliharaan ikan larangan-Masjid Al Huda Simpang Tiga Alin
24 December 2025 15:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018