Dubes Norwegia Bersepeda ke Kantor
Senin, 1 September 2014 13:14 WIB
Jakarta, (Antara) - Duta Besar Kerajaan Norwegia Stig Traavik hampir setiap hari memilih menggunakan sepeda ketimbang mobil saat pergi dan pulang dari tempat tinggalnya ke kedutaan besar negara itu dengan alasan ingin menjaga kesehatannya.
"Dari dulu saya memang gemar bersepeda karena sudah menjadi kebiasaan dan terus dijaga sampai kini. Mengingat masyarakat Norwegia terbiasa bersepeda," kata Dubes Traavik di Istana Wakil Presiden Jakarta, Senin.
Dia didampingi Konsuler Kedutaan Besar Kerajaan Norwegia Per Kristian Roer berada di Istana Wapres untuk menghadiri Peluncuran Prakarsa Nasional: Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat melalui REDD+ yang diresmikan Wakil Presiden Boediono.
"Kegilaan" Dubes Stig mengendarai sepeda ditunjukkan saat ada sepeda diikat dibelakang mobil dinasnya yang diparkir di halaman Istana Wapres sehingga menarik perhatian.
Stig mengatakan alasan lain dirinya mengendarai sepeda di Jakarta juga dalam upaya mengurangi polusi yang saat ini sudah pekat di ibukota Indonesia tersebut.
Dubes merasa aman dan nyaman berkendara sepeda dari rumah ke kedutaan besar sekalipun Jakarta tidak memiliki jalur khusus untuk sepeda sehingga harus berbaur dengan kendaraan bermotor lainnya.
"Cuaca di Jakarta dan Norwegia memang sangat berbeda. Di Jakarta sangat panas tapi di Norwegia dingin, namun kondisi itu tidak membuat saya tidak bersepeda di sini," katanya.
Dia mengusulkan agar Pemerintah Daerah Jakarta bisa menyiapkan jalur bersepeda agar masyarakat makin gemar bersepeda saat menuju tempat kerjanya.
"Memang butuh investasi untuk bangun jalur sepeda. Itu akan baik bisa mengurangi masyarakat menggunakan kendaraan bermotor yang pada akhirnya mengurangi polusi," kata Dubes Stig. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018